
Semester 3, 18 SKS & Realisasi Service-Oriented Startup
Tak terasa semester 2 yang rasanya seperti transisi menjadi lebih dewasa telah berlalu. Walaupun hasil akhirnya sangat tidak memuaskan, bayangin aja masak IP semester 2 ini cuman satu koma, tapi Alhamdulillah masih terbantu dengan IP semester 1 yang diatas tiga. Jadi IP Kumulatif ku masih dua komaan lah.
Alhasil semester ini cuman dapat jatah 18 SKS. semuanya gak sesuai apa yang aku rencanakan di semester 1. Rencana untuk memperbaiki nilai fisika dasarku yang D pun rasanya mustahil untuk diwujudkan pada semester 3 ini.
Ini menjadi pelajaran(baca: cambukan) buat kedepannya, agar tidak menyepelekan mata kuliah apapun.
Sekitar 2 minggu lagi perkuliahan akan dimulai. Selain berpikir gimana ngatur jadwal, aku selalu berpikir gimana caranya dapat passive income (baca: bertahan hidup). Banyak ide sih dari semester kemaren, tapi kalo gak diwujudin ya percuma, jadi sampah, seperti ide-ideku sebelumnya.
Mangkanya di semester 3 ini, udah ada niatan merealisasikan salah satu startup. jangan menganggap startup yang akan merubah dunia deh ya, ideku yang tak mau realisasi ini cuman sederhana kok masih lingkup kampus. tentunya aku akan minta bantuan @febbyanggra untuk masalah keuangan.
Fokus startup kali ini sih lebih kepelayanan mahasiswa, sering disebut Service-Oriented Startup . Pengennya sih berusaha, kalao gagal buat pelajaran.
“It’s fine to celebrate success but it is more important to heed the lessons of failure.” — Bill Gate
Kali ini pengalaman pribadi selama semester 1 & 2 yang jadi objek permasalahanku. Solusinya mau aku buat berbentuk pelayanan ke mahasiswa. “Lehh melayani diri sendiri aja gak bisa kok mau buat Service-Oriented Startup!” haha, kita coba dulu aja lah ya.