Mengetahui apa itu Sanity Testing dan Smoke Testing

Sanity Testing dan Smoke Testing adalah Software yang sama-sama digunakan untuk melakukan testing, akan tetapi banyak yang belum mengetahui apa itu sebenarnya Sanity Testing dan Smoke Testing, maka dari itu penulis merangkum dan menjelaskan apa itu sebenarnya Sanity Testing dan Smoke Testing.

Perbedaan antara Sanity Testing dan Smoke Testing dapat dipelajari dengan melihat diagram dibawah ini :

Apa Itu Sanity Testing?

Sanity Testing adalah Software testing yang akan dilakukan setelah software yang dibuat sudah hampir jadi sekaligus dengan fungsi-fungsi lengkapnya yang sudah jadi, dengan catatan bug-bug yang ditemukan pada saat smoke testing sudah berhasil di perbaiki. Tujuan dari sanity testing ini tentunya untuk memastikan bahwa bug-bug yang telah di perbaiki pada saat smoke testing sudah selesai diperbaiki dan tidak ada masalah lebih lanjut serta untuk menentukan bahwa fungsi yang diinginkan bekerja seperti yang diharapkan. Jika pada saat sanity testing terdapat kegagalan maka aplikasi akan di reject supaya untuk menghemat waktu dan biaya yang terlibat dalam pengujian lebih lanjut.

Apa Itu Smoke Testing ?

Smoke Testing adalah Software testing yang akan dilakukan setelah software yang di build/dibuat untuk memastikan bahwa fungsi-fungsi penting dari program tersebut bekerja dengan baik. Hal ini dilakukan sebelum tes fungsional atau regresi dijalankan pada perangkat lunak yang dibangun. Tujuan dari smoke testing ini adalah untuk reject aplikasi yang sudah rusak sejak awal development, sehingga tim QA tidak banyak membuang-buang waktu menginstal dan menguji aplikasi perangkat lunak.

Sebagian contoh smoke testing adalah memastikan aplikasi berhasil login, dll.

Perbedaan antara Sanity Testing dan Smoke Testing :

Sanity Testing :
1. Sanity Testing dilakukan untuk memeriksa fungsi baru / bug yang telah diperbaiki.
2. Dilakukan oleh Software Tester.
3. Sanity Testing adalah bagian dari penerimaan testing.
4. Sanity Testing biasanya tidak memiliki script dan tidak didokumentasikan.

Smoke Testing :
1. Smoke Testing dilakukan untuk memastikan bahwa fungsi program bekerja dengan baik
2. Dilakukan oleh Developer dan Software Tester.
3. Smoke Testing adalah bagian dari pengujian regresi.
4. Smoke Testing biasanya memiliki script dan didokumentasikan.

Dari sedikit pengetahuan tentang pengertian Sanity Testing dan Smoke Testing yang penulis buat, diharapkan bisa membuat pembaca lebih paham dan lebih mengerti. Terima Kasih