PERGESERAN TRANDING TOPIC

Asrama yang siap harus ditinggalkan

Setelah 2 hari terakhir begitu jamak tranding topic penghuni asrama di berbagai lini masa sosial media perihal wisuda, Gr, dan tetek bengeknya. Sampai-sampai begitu linglung saya punya mata melihat yang begitu seragam. Terlalu mainstream.

Hari ini -dan mungkin juga sampe besok- pokok pembicaraan berubah haluan. Judul besar yang mesti disematkan adalah PERPISAHAAN. 
Begitu serasi content di berbagai postingan. Membikin hati terharu dan airmata sedikit mau tumpah.

Bakul penghuni asrama sudah sibuk dengan per-packingan yang begitu menyedihkan. Bagaimana tidak. Mengepak barang berarti angkat kaki dan siap-siap berucap “sampai jumpa lagi”. Begitu drama dan sangat sinetron.

Lepas dari itu semua. Ketika pulang di rumah masing-masing. Bersiap-siaplah untuk menghadapi drama lainnya. Kenangan. Kalian pasti akan sibuk mengingat-ingat air yang tidak mengalir, suasana workshop, senam, Toraja, UTN yang penuh perjuangan dan apapun itu pasti akan sangat mengena di hati dan memori.

Hingga minggu habis, bulan habis, dan tahun menghampiri. Semuanya perlahan akan dilupakan. Karena ada kehidupan lain yang mesti dibuatkan versi kenangan lainnya. Begitu melankolis manusia itu. Tak apalah, namanya juga manusia. Tempatnya khilaf dan sedikit sensitif akan hal-hal yang begitu masif ketika dibicarakan.

Nah, besok kita semua mesti keluar. Mau melupakan atau tidak segala sesuatu yang pernah dilewati di asrama. Itu urusan masing-masing. Dan bersiap-siaplah di hadapkan oleh dua pertanyaan mematikan di luar sana.

Kerja di mana?
Kapan nikah?

Semoga jawaban yang kalian punya bisa cukup menghibur diri dan si penanya.

Salam Perpisahan.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.