Nice sharing mas, masya Allah. Saya juga nikah dengan orang Batam mas, tepatnya orang Jawa yang lama tinggal di Batam :) awal2 menikah saya malah dapat tawaran dari klien remote Australia yang buka office di Batam, sebagai UI/UX Designer karena satu dan lain hal tidak saya ambil karena masih menjalani Hijr Studio di Bogor. Tidak lama kemudian malah dapat tawaran di negara sebrang Batam, Singapore. Lagi-lagi keputusan bergejolak karena di satu sisi ibu mertua sedang sakit (rahimahullah) dan Istri sedang mengandung, gaji yang ditawarkan sangat amat menggiurkan di negeri singa itu, apalagi pengalaman UX designer dan bahasa inggris yang pasti terasah karena praktek langsung (bukan chat pas kerja remote) hehe. Mudah2an apa yang kita jalani saat ini terus mendapatkan ridho dan rahmat Allah ya mas. Amiin. (jadi curhat ini mah :D) *Saya kira dulu mas Ery orang memang orang Medan :)
