Tentu Adalah Semu
Feb 24, 2017 · 1 min read
Kemana arah, bilamana gelap selalu singgah?
Diantara titik-titik cahaya, entah dibawa kemana
Suara berisik, tetapi sunyi yang mengusik
Pikirku merekah, tapi mahkotanya tak indah
Aku lupa, semalam hujan menyapa. Ia bertanya, namun samar terdengar nadanya
“Kenapa kau pergi? Bukankah tak ada yang kau cari?”
Aku hanya mengikuti imajinasiku saja, seperti cahaya yang tak seharusnya ada
Hujan kembali berbisik, “Sudahkah lelah mencari?”
Aku menjawab, “Mungkin iya, tetapi suatu hari nanti”
Lalu kembali merajut harap lebih banyak lagi
