4. retak
“Malam ini ada yang baru saja patah hati
sebab katanya cinta tak memiliki arti
padahal saya mencintai tanpa terkecuali
mungkin perasaan saya memang tak terlihat barang secuil
karena egomu terlalu besar mendominasi
bagimu puisi yang tak henti hanya kebohongongan amat manis
padahal setiap mengingatmu bisa saja saya menangis
tolong jangan bertanya siapa yang paling dalam memiliki rasa
jangan membuat saya ikut hilang asa
memaafkan kesalahanmu sudah saya lakukan
berdamai dengan kecewa sendiri telah saya terima
saya menyayangi sakitmu, sehatmu, sedihmu juga bahagiamu
semua amarahmu telah saya peluk rapat
tak banyak yang saya pinta
mau saling memperbaiki saja sudah lebih dari bahagia untuk saya
sungguh
saya menyayangimu.” — langit merah bulan September malam itu. 2018
