Bagaimana jika winamp bergabung dengan spotify?

Rhasyab
Rhasyab
Nov 1 · 4 min read

Winamp? yang aplikasi music player yang sempat booming dulu itu? Yap, betul!

Di sini, saya akan coba menggabungkan 2 product yang bergerak dalam bidang music player ini menjadi 1. Kira-kira, bagaimana jadinya?

Oke, tanpa basa basi, saya awali dengan pembuatan:

Goals

“Memberikan PC/Laptop 🥔 hak untuk mendengar lagu-lagu Kangen band dengan alternatif spotify yang lebih ringan”

Miss you band.

Dengan kata lain “Meningkatkan jumlah pengguna dengan memberikan pengguna yang (masih) menggunakan PC/Laptop berspesifikasi menengah ke bawah sebuah alternatif spotify desktop yang lebih ringan”.

Jadi, terdapat 2 objektif, yaitu membuat desain yang simpel dan ukuran yang compact agar aplikasi menjadi lebih ringan.

Mengumpulkan referensi

Saya coba mengumpulkan 5 referensi dari website-website portfolio desain seperti dribbble, behance, dll.

Kenapa 5? Gini, kalau kata mas Dwinawan (UI Designer Traveloka):

Referensi tuh kaya gula, kalau terlalu banyak tidak enak, kalau terlalu sedikit juga tidak enak.

Dengan itu, saya mengambil tengah-tengah saja, yaitu 5.

Ini adalah referensi-referensinya:

https://dribbble.com/shots/7007945-Winamp-X-UI-Design
https://dribbble.com/shots/6281101-Musicly
https://dribbble.com/shots/5994527-Video-UI
https://dribbble.com/shots/7687430-Music-Web-App-UI
https://dribbble.com/shots/6261347-Square-Music-Theme

Warna dan typografi

Spotify yang terkenal dengan kombinasi warna hijau dan hitam, akan saya terapkan untuk mencerminkan branding dari Spotify itu sendiri.

Dan untuk typografi, saya menggunakan Helvetica neue.

Proses fusion

Balik ke referensi yang terkumpul,

Kita bisa lihat bahwa tidak ada desain (dari referensi desain) yang mencerminkan keunikan dari winamp, yaitu sebuah music player yang berukuran kecil atau compact.

Dengan itu, saat wireframing, saya coba memaksimalkan ruang yang kecil untuk pencerminan winamp, namun tetap memberikan sosok branding hingga fitur yang ada pada Spotify dengan maksimal.

Desain

Tantangan saat mendesain ini cukup banyak, mulai dari membagi ruang, ukuran, hingga mengatur peletakan konten. Hal-hal tersebut cukup menantang, karena saya, yang berperan menjadi desainer, perlu mendesain di ukuran yang 10x lipat lebih kecil dari ukuran aslinya. Jadi di sini, saya harus cerdik dalam memaksimalkan ruang yang tersisa dan tersedia, agar tidak terlihat terlalu kosong dan juga terlalu sempit.

Peletakan konten dan fitur juga hal yang perlu dipikirkan baik-baik, karena di sini kita mau semua fitur andalan Spotify tetap ada namun harus cukup di ukuran winamp yang compact.

Kenapa saya hanya membuat Now playing, home, search, dan playlist? Sebenarnya, beberapa fitur di Spotify, seperti radio, library, dan sebagainya, mempunyai susunan konten yang sama dengan Now playing, home, search, dan playlist. Dengan itu, saya pikir Now playing hingga playlist, sudah cukup mewakilkan beberapa fitur yang lain.

Here’s come our model, time to shoot!

Buah mangga buah pepaya, *cakep* Mari kita shoot dulu.

Now playing dan Home

Search dan Playlist

Spotify Light

Spotify Light made by myself (Cuma nambahin tulisan “Light” doang sih sebenernya)

Terlihat ramping dan simpel, saya memberi nama fusion dari Spotify dan winamp ini sebagai Spotify Light.

Dengan ukuran yang compact dan simpel, saya asumsikan aplikasi ini akan ringan untuk digunakan oleh semua Laptop atau PC, mulai dari yang 🥔 sampai yang powerful 🔥, yang diharapkan dapat menggaet user lebih banyak lagi.

Spotify light disini berperan sebagai alternatif dari Spotify desktop yang menurut saya lumayan laggy saat saya operasikan di laptop saya yang berspesifikasi 4GB RAM, Intel i3.


Ingin bertanya atau mempunyai masukan serta tambahan terkait tulisan ini?

Silahkan ketik pertanyaan, masukan dan tambahan tersebut di Bagian Response dibawah.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca! 😊

Tertarik untuk melihat Portfolio saya?

Dan Hei!

Jika kamu mempunyai proyek yang luar biasa dalam bidang UI/UX, Silahkan hubungi saya ke rhasyab@gmail.com

Rhasyab

Written by

Rhasyab

Bunch of notes about designs, solutions, etc by Rhasya Bintang Rizqi.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade