Rian Pratama
Sep 4, 2018 · 4 min read

Impossible is Nothing

Nama saya Rian Pratama. Anak Sulawesi yang diberi kesempatan oleh Tuhan tuk menikmati Surga Dunia yang ada di ujung Timur Indonesia, Kupang Nusa Tenggara Timur. Kalau ada Waktu jalan ke sini deeh, buktiin sendiri.

Saya salah satu mahasiswa universitas ternama dan satu satunya Universitas negeri di Kupang, Universitas Nusa Cendana. Kuliah Jurusan Teknik Elektro tapi minatnya Di Bidang Komputer. Kenapa gak Kuliah Ilkom atau Teknik Informatika aja? Hehehh salah satu pertanyaan yg cukup sering saya denger. Saya Cuma bisa Jawab, Takdir Bro...

Kali ini saya mau cerita tentang pengalaman saya selama ikut Binar Academy Batch 1 Kupang yang dilaksanakan oleh Binar Academy dan Telkomsel. The NextDev on The Mission nama kegiatannya.

Sperti hari hari biasanya, saya duduk di Kios sambil nunggu pelanggan(ini kios bapak saya yaa bukan punya saya :v ), tiba tiba hp saya muncul notif dari Grup angkatan Jurusan Kuliah saya, biasanya sih isinya cuma ucapan Hbd dari kawan seangkatan, bayangin aja sehari bisa smpe dua orang yg Ulang tahun, kebayangkan 150 orang ngucapin Hbd ke temen yg Ulang tahun, kali 2 berarti 300an itu juga kalau satu orang satu pesan. Kok malah bahas itu yak. Hehehe... Saya lanjut yak, ternyata notif dari Ketua Tingkat yg ngasih pengumuman ada kegiatan pelatihan Programmer selama satu bulan d sotis.

Tanpa berpikir panjang saya langsung daftar, karena memang minat saya di Komputer kan, saya mengikuti seleksinya tahap demi tahap sampe yang diterima Cuma 30 orang, dan Alhamdulillah nama saya Ada... Terima Kasih Yaa Allah... skefo ni, beberapa hari sebelum ada pengumuman tentang pelatihan itu saya sempat mimpi jadi milyarder sukses yang kerjanya Cuma d Rumah 'Programmer' saya berpikir kayaknya ini jawaban dari mimpi saya.

Esoknya pelatihan langsung dimulai, makanan terjamin setiap harinya :v hahaha... Kembali ke laptop, Jadi saya diterima untuk belajar di Binar Academy Batch 1 Kupang ini sebagai Web Development, hari pertama udah disuruh main di Terminal Linux, seumur umur ini pertama kali saya main d terminal linux dan mentornya Mas Randy Paradipta biasa dipanggil mas tata hanya bilang 'cari di Gugel perintah dasar linux’, hari pertama mentor menjelaskan apa aja yg akan kami lakukan selam satu bulan d sotis. Hari kedua sampai dua minggu pertama gue belajar Tentang Gimana dasar CRUD di ruby dengan Framework Rails, selama 2 minggu mentor memberikan dasar dasar tentang web development dan paling penting adalah Gimana bisaengerti fungsi CRUD dalam dunia programming, bayangin aja Guys saya d suruh belajar CRUD selama dua minggu, ketik sintak manual 'No Copas' dari tutorial Rails Guides sampe harus bergelut setiap hari dengan Error, satu hari aja bisa dapat sampe 10 Error, dan dua minggu itu cuma bergelut dengan error. Akhirnya saya bisa menyelesaikan task CRUD dari mentor.

Dua minggu berikutnya, kami fokus untuk buat aplikasi yang kami rencanakan sejak awal, saya Kelompok A dan Aplikasi Kami adalah Lopo Tenun, kalau penasaran diakses aja www.lapotenun.com, dua minggu berikutnya itu otak saya berasa betul betul diperas, pusing pegal linu letih lesu semua ada dee selama dua minggu itu. Saya termasuk peserta yang gak ada dasar pemrograman jadi bisa dibilang peserta yang buta program. Parahnya saya yg baru belajar dasar web development dipercaya jadi Backend untuk aplikasi ini, jadi backend itu tugas yg gak gampang, jalannya aplikasi, rule rule aplikasi, controllernya smpe, Rancangan Database nya itu tugas Backend. Walau bgitu saya harus semangat, kerja tim mempermudah segalanya, meskipun setiap hari bergelut dengan error smpe gak ada libur meskipun sabtu Minggu (padahal jadwal pelatihannya senin-jumat), itu membuat saya terbiasa dengan error dan perlahan logic aaya muncul.

H-3 Showcase, saya merasakan gimana rasanya kerja dikejar Deadline, Alhamdulillah kelompok saya bisa dibilang kelompok terkompak jadi meskipun bisa dibilang pembuatan aplikasinya cukup sulit tapi gak kerasa karena setiap anggota punya bagiannya masing masing jadi ngerjainnya terasa lebih ringan.

31 Agustus 2018, Showcase... Selesai gak selesai Aplikasinya harus d presentasein di depan mentor mentor dan dewan juri (dari Binar dan Telkomsel)meskipun hari sebelumnya udah diajakin jalan jalan sam mentor mentornya tetep aja bro beban pikiran untuk showcase hari itu tetap adaa. Presentase men.., didepan orang orang hebat, Master Programmer, Aplikasi yg dibuat hanya satu bulan. Meski begitu harus tetap optimis.
Meskipun ada sedikit kritikan waktu presentase namun kami yakin ini hasil dari kerja keras kami selama satu bulan. Dari orang yg gak ada basic programming sama sekali bisa buat aplikasi dan udah bisa diakses semua orang.

Dari kegiatan Binar Academy Batch 1 Kupang yang bekerjasama dengan TheNextDev Telkomsel ini, saya bisa dapat pelajaran bahwa Rintangan bukanlah sebuah penghalang, ada pepatah yang pernah berkata"rintangan hanya sebuah batu sandungan", dengan tegas saya jawab bukan batu sandungan, melainkan rintangan itu batu loncatan yg akan mengantarkan kita dari tempat kita yg sekarang menuju tempat yg lebih tinggi. Karena tidak ada yg tidak mungkin di dunia ini, kecuali menjadi Tuhan.

Terima Kasih Binar Academy, Terima Kasih Telkomsel, Terima Kasih mentor mentor mas Randi Paradipta, Kevan Dharma, dan Mba Puji Utami sudah meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dengan Kami di Timur Indonesia. Jaya Terus Binar... Ditunggu Batch 2 nya :)

#BinarAcademy
#TheNextdev #Telkomsel
#TerangiBangsa

    Rian Pratama

    Written by

    Enjoy Your Life

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade