Yuk, ta’aruf dengan Selenium!

Selenium adalah tools untuk membuat test case pada aplikasi web yang cukup banyak digunakan. Aplikasi ini memungkinkan kita untuk merekam, mengedit, dan debug. Pemasangannya cukup mudah, yaitu pertama-tama dan yang paling wajib adalah kita sudah memiliki aplikasi browser Mozilla Firefox. Kenapa Mozilla? Ya, karena hanya browser ini yang menyupport tools Selenium. Yang selanjutnya, yaitu kita buka website resmi Selenium dan langsung ke halaman download.

link download selenium

Setelah itu, karena kali ini kita akan mendownload Selenium IDE, maka kita ke bagian Selenium IDE, seperti ini.

seleniumhq.org

Lalu kita bisa klik link from addons.mozilla.org yang nantinya akan mengarahkan kita pada halaman Add-ons Mozilla. Dan kita klik tombol “Add to Firefox”.

Add-ons mozilla

Saat ada pop-up yang muncul, klik “Install”. Dan nantinya kita diminta untuk me-restart Mozilla Firefox.

Setelah restart browser, Selenium IDE siap digunakan. Mudah sekali bukan?

Nah, sekarang tinggal cara pakainya yang gimana..

Pertama buka Mozilla Firefox, kemudian klik tombol Menu. Lalu kita pilih opsi Developer / Pengembang.

Dan kita pilih Selenium IDE. Maka muncullah tampilan dari Selenium IDE.

Sekarang kita +akan coba merekam suatu kegiatan pada browser. Pada Selenium IDE klik tombol lingkaran merah atau Record.

REcord button

Pada saat ini Selenium sudah merekam aksi-aksi pada browser Mozilla.

Disini kita membuka google.co.id

Pada Base URL di Selenium, jangan lupa isikan link dari website yang akan di tes.

Ketikkan “selenium” pada search bar. Dan lihat perubahan pada test case.

Tekan enter. Perhatikan lagi perubahannya.

Coba klik salah satu link dari hasil penelusuran google kita, yaitu link Wikipedia.

Kali ini kita akan hentikan ‘rekaman’, caranya klik tombol merah lagi. Dan itulah hasil test case kita kali ini.

Test case ini bisa kita simpan dengan shortcut CTRL + S atau klik pada menu File ->Save Test Case. Ketikkan nama test case, dan klik Save.

save test case

Sekarang kita akan coba untuk menjalankan hasil rekaman kita. Dengan klik button play ini.

play button

Perhatikan pada browser. Browser akan otomatis menjalankan rekaman yang sudah kita buat tadi. Keren tidak? Ya jelas.

Namun, ada masalah yang kita hadapi. Yaitu pada saat seharusnya link Wikipedia di klik. Nah kita juga bisa lihat errornya di tab “Log”.

Dikatakan bahwa LOCATOR_DETECTION_FAILED not found berarti ada yang salah dengan targetnya. Kita akan benahi ini agar rekaman dapat berjalan lancar tanpa error.

Kita pilih dulu command yang bersangkutan. Lalu klik tombol Select.

Kita beralih ke browser lalu arahkan pointer (hover) ke bagian link Wikipedia yang kita tuju. Lalu klik. Maka akan terjadi perubahan di test case kita.

Kemudian, kita jalankan lagi test case ini. Dan hasilnya sudah lancar tanpa error.

Bisa kita lihat Target pada command click sudah berubah menjadi yang lebih baik. Dan kita sudah berada pada halaman tujuan kita, yaitu Wikipedia.

Begitulah kira-kira perkenalan atau ta’aruf kita dengan Selenium IDE. Aplikasi ini cukup mudah dipahami menurut saya, hanya perlu pembiasaan untuk bisa mastah menggunakan aplikasi ini. Hehehe.

Mohon maaf kalau ada kesalahan dalam kata-kata yang saya gunakan. Saya masih newbie, jadi ya mohon dimaklumi.

Terimakasih sudah membaca. :)

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.