Bukan Sesal, Rindu

Bukan sesal,
Tapi kamu yang bertanya dimana bagaimana kabarku
Atau cerita bocah mana yang lucu hari ini
Aku rindu

Tak mungkin secepat itu kau lupa
Air mata sedihmu kala itu

Bukan layu,
Tapi kamu yang menabur bedak bayi dari tasmu
Pada punggungku yang lalu lelapku
Aku rindu

Dan setelah luka-lukamu reda
Kau lupa aku juga punya rasa

Bukan mau,
Tapi dada dan telapak hangat untuk bersandar
Punggung dan tengkuk dengan bau yang kutahu
Aku rindu

Aku pernah menyentuhmu apa kau malu

Bukan yang lain,
Tidak ada puan bisa merapat
Sentuhku bukan untuk segala

Sayangimu aku telah keliru

Cuma ke kamu aku bisa
Bukan sesal,

Di bawah basah langit abu-abu, kau dimana?

Aku rindu