Nanti

Ditiba waktunya, aku akan menjadi lelap yang lenyapkan segala lelahmu. Resap dalam pelupuk pelukmu.

Menunggu dimatamu sejak terjaga hingga terpejam, memastikan segala gundah tak kau pendam.

Menggengam ditangan kita segala harap. Memanjatkan doa diantara bibir yang berkata.

Lalu kita bercerita, di satu senja bahwa cinta akan setia.

Meski kita tiada.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.