Hujan pelangi kelabu~

Blooming in Rain~so I can life

Aku tak nampak seperti bungamu ini.. lihat aku,untuk berdiri saja aku lemah,rapuh.

Kau tahu,aku ingin menjadi utuh. Walaupun aku tidak bisa mengembalikan dan memutar semua kenangan.. aku yang hanya bisa berharap pada angan..

Dibawah Guyuran hujan ini, setidaknya bahuku menjadi lebih lepas,bebas…. Bahkan bersama dengan guyuran ini,setidaknya membantuku meringankan semuanya…….

Aku ingin mencari pelangi tawaku, aku ingin merobek dan membuang awan kelabu..

Diri ini tapi cukup setia dalam hening.. beku,tak berkutik,bahkan bisa dibilang dingin..

Kau yang berangan akan mentari datang ,yang membenci akan datangnya gersang.. namun nampaknya masih belum bisa berjuang untuk sesuatu hal yang didefinisikan sebagai kebahagian.

Bahkan jika air hujan ini pun tak cukup mampu untuk membuatku berani berpacu beradu,setidaknya aku bisa merasakan hangatnya senja ditengah dinginnya guyuran hujan~


Entahlah,apakah memang aku masih menjadi bunga coklat layu yang kau sebut dan tulis dalam sajak bait sedihmu~

.

.

.

.

~RFO~

)

    Risna Fradila Octaviani

    Written by

    writting make me feel better

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade