My first step, with new vision.

Pagi ini saya bangun, 2/9. Sudah 2 hari setelah saya lulus dari Binar Academy. Entah mengapa masih gagal move on dengan pengalaman yang ku dapatkan selama sebulan ini, makan siang gratis, snack dan kopi (lah, malah ingat makanan). Saya masih mengingat pelajaran yang didapat, ilmu, pengalaman, teman dan kekeluargaan adalah sesuatu yang tidak akan tergantikan. Setelah lulus pada tanggal 31 agustus, malamnya saya di minta untuk menulis artikel, tapi saya sama sekali tidak punya pengalaman menulis. Jadi jangan mengharapkan sesuatu yang dapat memotivasi kalian dalam artikel ini, karena saya pun masih mencari motivasi untuk diriku sendiri, hahaha.

Saya pertama kali mengenal binar academy setelah membaca informasi mengenai kegiatan The NextDev on the mission, dimana dalam gambar yang dibagikan teman saya lewat grup Whatsapp, terdapat informasi mengenai kegiatan dan ada logo Binar didalamnya. Ketika itu saya coba mencari informasi lebih lanjut, dan mengetahui bahwa belajar di Binar Academy itu GRATISS!!! (hehe). Tetapi begitu tau lokasinya hanya untuk di Jogja, ya harus pikir-pikir lagi. Setelah itu saya coba mencari informasi mengenai NextDev on the mission, tetapi berita yang ada pun kurang begitu jelas, isinya hanya mengenai expansi telkomsel untuk mengembangkan IT di indonesia timur tanpa detail acara itu sendiri.

Singkat cerita, saya coba mendaftar dan kami diminta untuk menulis ide startup yang ingin dibangun, saya menulis 3 buah ide dan alhamdulillah terpilih untuk mengikuti kegiatan tanggal 31 Juli 2018.

Dalam workshop tanggal 31 Juli itu, jujur saja saya ngantuk banget, hahaha. Efek kebiasaan begadang, tidur habis subuh sudah biasa. Saya ingat waktu itu mbak Alamanda menceritakan pengalamannya yang saya juga tidak ingat karena lebih fokus untuk melawan rasa kantuk selama workshop. Lalu tibalah saat dimana kami memulai test, tiba-tiba fokus saya kembali naik 100% seperti terkena adrenaline shot yang saya tidak begitu tau efeknya gimana, saya cuman main sebut saja karena keseringan main PUBG. Singkat cerita akhirnya saya lulus dan menjadi 30 peserta untuk mengikuti workshop selama 30 hari (yay).

Disaat test, saya mendaftar untuk menjadi Product Manager. Kenapa saya mengambil PM? Entahlah, saya juga tidak begitu mengerti. Mungkin karena niat saya untuk mengambil Android Developer tetapi tidak tersedia saat itu, atau karena saya ingin belajar manajerial karena saya masih cukup buruk mengatur waktu.

Saat pertemuan pertama, hanya kami yang mengambil PM saja yang datang. Pada saat awal sih, kita disuruh menjelaskan bagaimana pandangan kamu terhadap job desc PM itu sendiri, efek saya semalam main game Sea of Thives ya saya jawab saja, “PM itu seperti kapten Kapal, harus tau seluk beluk kapal sendiri, harus tau navigasi, harus tau gimana cara nyerang musuh sambil menjaga kapal sendiri”. Entah kenapa saya masih tertawa karena hal itu, karena itu cuma jawaban spontan yang saya tidak sempat catat dikertas, hahaha.

Banyak sekali hal yang saya pelajari dari Binar Academy selama sebulan ini, pada 2 minggu pertama, kami belajar mengenai dasar-dasar untuk menjadi Product Manager, elevator pitch , DSPA, bagaimana develope dengan metode SCRUM, dan banyak lagi. yang paling penting, di Binar kita diajarin untuk TIDAK TAKUT SALAH. karena kalo kamu takut salah, artinya kamu takut mencoba, kapan kamu mau maju? ambil pelajaran dari setiap kesalahan yang pernah dilakukan dan jangan pernah menyerah. :)

Setelah selesai basic class, kami 30 orang dipisah menjadi 5 tim. Tim kami berusaha mendevelope sebuah website untuk menampilkan informasi kegiatan komunitas programmer di Kota Kupang, komunitas itu sendiri pun baru dibangun setelah kegitan workshop pertama selesai, beberapa teman-teman kami yang tidak terpilih memiliki inisiatif dan akhirnya kami mendirikan Kupang Programmers Community yang sekarang berubah nama menjadi KomoDev.

Kopdar Kupang Programmers Community 4 Agustus 2018

Jadi bersamaan dengan kegiatan NextDev, KomoDev pun tetap jalan. kami mencari cara untuk mengembangkan komunitas ini, dan akhirnya kami melakukan workshop kami yang pertama dengan menggundang mas Randy Pradipta sebagai pembicara. cukup repot ternyata mengatur dan merencanakan event bersamaan dengan workshop sebulan ini.

Workshop pertama KomoDev — 18 Agustus 2018

Setelah selesai basic class, kami mulai mengembangkan website kamidan hal yang membuat saya kagum karena semangat teman-teman web developer, yang selalu datang setiap hari. Hari sabtu, minggu, bahkan saat hari raya idul adha, mereka selalu berusaha untuk tetap coding. “Coding bagai kuda” udah jadi slogan mereka.

Pada akhirnya, proses belajar short course Binar Academy di Kupang diakhiri dengan showcase di depan kepala sekolah Binar dan pihak Telkomsel. Kita melakukan presentasi mengenai website yang kita bangun selama 2 minggu ini. Perasaan saat itu bercampur aduk menjadi satu, puas, bangga dan sangat luar biasa.

Tetapi perjuangan belum selesai, walaupun sudah lulus dari Binar Academy tetapi kita memiliki tujuan baru, bagaimana cara mengembangkan potensi IT di NTT menjadi tujuan KomoDev selanjutnya. Saat ini kami berusaha menyelesaikan website kami serta mengatur rencana jangka panjang KomoDev, dengan harapan KomoDev dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat :).

Akhir kata, kalian semua hebat, kita hebat dan tetap semangat. Terima kasih banyak kepada Kak Puji, Kak Kevan, Mas Tata, Mas Budi, Mas Hilmi, Mas Lutfi, Mas Ifun dan semuanya yang sudah menyempatkan waktu untuk membagikan ilmunya di Kupang. Terima kasih kepada Telkomsel karena sudah mendukung kami, kepada Binar Academy karena telah membimbing kami, teman-teman komunitas KomoDev yang menyemangati kami. Terima kasih kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

:D

“ You don’t have to be great to start, but you have to start to be great. “
- Zig Ziglar

    Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
    Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
    Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade