Karena mungkin sudah tiba waktunya

Untuk kita saling jauh dan menjauhi

Sudah waktunya jarak dan suasana tanpa perjumpaan yang mengambil alih

Tak mengapa, walau sakit cukup kurasa

Toh semuanya adalah jalan terbaik untuk saat ini

Ya, sudah waktunya

Kita menjalani kehidupan masing-masing

Sungguh, terima kasih untuk pengorbananmu selama ini

Waktu, tenaga, materi, dan pikiran yang tercurahkan

Demi diriku yang penuh ego ini

Percayalah….

Jika memang takdir mendekatkan kita

Kita akan bersama lagi

Kembali merasi keberadaan satu sama lain

Maafkan Aku yang telah banyak menguras waktumu.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.