Begitu Banyak yang Mencari Tahu Gaji Karyawan Baru (GPTP) di Telkom Indonesia

Saya menulis tentang pengalaman pribadi saya bekerja sebagai karyawan baru di Telkom dalam blog saya, dan ternyata banyak juga yang tertarik membacanya.

Menulis blog tentang pekerjaan, apalagi menyebut nama perusahaan bisa jadi hal yang sangat bermanfaat bagi orang-orang yang sangat tertarik untuk bekerja pada perusahaan tersebut.

Namun bisa saja hal ini menjadi boomerang bagi si penulis, karena tidak semua perusahaan open minded dan “mudah tersinggung” jika tulisan yang dibuat tidak seindah yang diharapkan. Dan saya cukup khawatir jika dalam tulisan saya ada saja orang-orang yang merasa tersinggung, walaupun sama sekali tidak ada tendency kearah tersebut.

Di blog pribadi saya rizqifahma.com, saya menulis cukup banyak hal tentang pengalaman saya sebagai karyawan baru di Telkom, beberapa topik yang saya tulis adalah:

  • Rekrutmen GPTP (Great People Trainee Program) Telkom
  • Pengalaman mengikuti orientasi GPTP setelah dinyatakan lulus seleksi
  • Pengalaman OJT 1 dan OJT 2 di Telkom
  • Pengalaman mengikuti KDMP
  • Anak-anak perusahaan Telkom
  • Gaji sebagai karyawan baru di Telkom

Sebenarnya artikel yang paling populer di blog saya bukanlah tentang gaji di Telkom

Yang paling populer adalah tentang anak perusahaan Telkom yang sebenarnya sebagian besar informasi yang saya tulis dalam artikel itu sumbernya dari laporan keuangan Telkom akhir tahun 2017.


Nah, terus kenapa dijudul tulisan saya ini saya menyinggung tentang gaji karyawan baru di Telkom? Karena saya yakin banyak orang yang sangat ingin tahu tentang itu. Betul tidak?

Kalian mencari pekerjaan bukan hanya sekedar untuk status “bukan pengangguran” bukan? Yeah, karena gaji itu penting, and money is a motivation, too! Though money is not my main motivation to work in a company. It is the fulfillment indeed.

Yang perlu kalian tahu tentang gaji karyawan baru di Telkom

Saya masuk Telkom bulan Oktober tahun 2017, dan setelah melewati bintal (pembinaan mental) dan karantina di Telkom Corporate University (1 bulan), OJT 1 dan 2 (5 bulan), KDMP (3 bulan), akhirnya saya dan dua ratusan lebih rekan-rekan lain dalam GPTP 6 diangkat menjadi karyawan baru PT Telekomunikasi Indonesia.

Semuanya mendapat gaji yang sama. Tidak ada perbedaan gaji bagi yang S1 dan S2, kamu kuliah didalam negeri atau diluar negeri. Adapun sedikit perbedaan gaji, jika penempatan berada pada kota yang memiliki indeks kemahalan yang lebih tinggi.


Anyway, saya dan beberapa rekan-rekan saya adalah alumni S2 (beasiswa LPDP) dari luar negeri, ada yang dari Australia, Inggris, Korea, dll. Saya sendiri adalah alumni S2 dari Belanda. Not for bluffing, just saying the truth. Bukan bermaksud menyombongkan diri, tapi ini hanya sekedar informasi sebagai gambaran.

To be honest

Mungkin bagi orang yang sudah pernah bekerja di perusahaan asing, dan sudah berkeluarga gaji sebagai karyawan baru di Telkom pas-pasan.

Bagi yang belum berkeluarga, gaji karyawan baru di Telkom sudah lebih dari cukup.

That’s true!

Bukan tidak mungkin kalian yang masih bujangan yang bekerja di Telkom bisa meyisihkan cukup uang untuk bayar cicilan rumah masa depan, kalau gaya hidup kalian tidak konsumtif.

Sorry, saya tidak menuliskan nominal gaji disini, khawatir bertentangan dengan kebijakan perusahaan. :-D

Manfaat finansial apa lagi yang didapat jika bekerja di Telkom

  • THR
  • Bonus tahunan

Mengenai THR, walaupun belum cukup setahun bekerja waktu itu, saya sudah mendapat THR. Hanya saja jumlahnya tidak sampai 1 x gaji bulanan saya, tapi dihitung secara proporsional. At least ada tambahan uang untuk beli tiket pulang kampung. :-D


Mengenai bonus tahunan, kalau tidak salah ada dua macam, yang keduanya jumlahnya sangat bergantung dari performa perusahaan.

Kalau Net income perusahaan melampaui target, bonus yang diterima pasti akan lebih besar juga. Jumlahnya berapa? Saya juga belum tahu, karena sampai saat ini saya belum menerima bonus apapun.

Peluang karir bekerja di Telkom

Kalau tadi sudah sedikit membahas soal gaji (I know, kalian tidak puas, karena saya tidak menyebut angka), sekarang saya akan menuliskan tentang peluang karir jika bekerja di Telkom.

As far as I see, karir di Telkom bisa dikatakan cukup menjanjikan. Karena jika kinerja kita baik, bukan tidak mungkin promosinya juga akan lebih cepat. Saya sudah melihat cukup banyak orang yang masih muda, namun sudah menduduki posisi sebagai AVP dan bahkan VP (Vice President), dan bahkan sudah menjadi direktur di anak perusahaan.

And just FYI, jumlah anak dan cucu perusahaan Telkom lebih dari 30! So, you’ll have such a promising career path. Only if you perform well, though.

Conclusion

Telkom adalah perusahaan BUMN yang besar dan menawarkan peluang karir yang cukup menjanjikan. Mengenai gaji, tidak perlu terlalu dipusingkan karena sebenarnya untuk bujangan jumlahnya sudah lebih dari cukup, tentu saja lebih besar dari UMR, dan juga sudah lebih besar dibanding gaji newly recruited CPNS.

Gaji bisa jadi motivasi, tapi sebaiknya bukan menjadi satu-satunya motivasi dalam bekerja.

Bekerja di Telkom sudah pasti akan memberikan peluang karir yang cukup baik, apalagi jika dibandingkan dengan banyak perusahaan lain di Indonesia.

Bersabarlah, karena bonus tahunannya juga “katanya” lumayan besar.

Gaji dan bonus tahunan adalah sesuatu yang lain, yang lebih penting adalah sustainability yang diberikan oleh perusahaan, dan saya pikir Telkom memiliki itu.

So, why are you wasting time? Segera daftar GPTP di website pendaftaran Telkom.

Cheers!