Kenangan adalah secangkir Kopi Pahit.
Ditengah kesunyian malam. Seperti biasanya diriku senang memikirkan hal-hal acak. Salah satunya mengenai diri orang-orang yang pernah begitu dekat dengan diriku.
Aku seseorang yang senang mengenang sesuatu yang telah lalu. Entah itu momen yang bahagia, maupun mengenai kesedihan. Aneh juga rasanya, ketika kau lebih menyukai momen dimasa lalu, ketimbang momen disaat ini, toh walaupun momen saat ini juga akan menjadi masa lalu juga nantinya.
Ada banyak hal yang bisa kudapatkan dari masa lalu. Terkadang, dalam sepi dini hari ini, aku mengingat hal-hal acak mengenai diri seseorang; yang terkadang membuat diriku tersenyum sendiri. Alangkah berbedanya orang itu dewasa ini dengan dirinya dahulu.
Kenangan bisa didefinisikan sebagai secangkir kopi hitam pekat tanpa gula. Walaupun ia begitu pahit, tetap saja ada beberapa orang yang tetap saja menyukai hal-hal pahit, seperti secangkir kopi itu. Mungkin bagi orang awam, pecinta kopi, ataupun yang mengaku pecinta kopi, rata-rata berkomentar bahwa kopi hitam pekat tanpa gula itu adalah hal yang tidak wajar untuk disukai. Tapi, bagi seorang penderita diabetes, atau memiliki penyakit gula darah, secangkir kopi hitam pekat tanpa gula itu memilki makna dan kenikmatan tersendiri. Yang tidak bisa didefinisikan oleh orang awam.
Mungkin seperti itulah kenangan, walau ia seperti secangkir kopi hitam pekat tanpa gula, ia tetap memiliki kenikmatan sendiri apabila dinikmati.
-Sombaopu, 01.38