Monolog Pagi Hari

sepotong waffle, setangkup roti, selai marmalade, dan telur mata sapi
tersaji di atas meja, 
selamat pagi
terdengar jari-jari gerimis pelan mengetuki jendela 
menyadarkanku perihal rencana-rencana kecil yang patut dijalani tanpa tergesa--
tunggu sebentar, Tuan
secangkir teh atau kopi?
tidak-tidak, aku hanya ingin
mengingat tatapmu
yang selalu membuatku bahagia
untuk menjalani hidup
ketika hati merapuh dan kesunyian merontokkan hari-hariku
"tetapi kesunyian butuh sarapan" ujarmu di suatu waktu
ya begitupun dengan rindu dan harapan,
ia adalah bayi yang tak pernah tumbuh dewasa,
perlu disuapi dengan puisi dan lagu-lagu
agar tetap sehat dan lucu di perasaan kita berdua

jkt, 13/4/17