Adagium Jumat petang

twiiter.com/melbourne

Sebut saja aku abdi bangunan yang keras kepala dan kamu adalah insinyur piawai yang menyihir reka bentuk menjadi karya seni.

Sebut saja aku pendosa dan kamu adalah muhami yang mengubah tuduhan menjadi pledoi

Dan ijinkanlah aku menyebutmu rumah, tujuanku pulang dari segala hiruk-pikuk kehidupan.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.