Hukum yang Pandang Bulu

Alkisah…konon, disebuah negeri yang subur dan memiliki kekayaan alam melimpah, mayoritas rakyatnya hidup miskin dan sengsara. Hingga pada suatu ketika terjadilah kegaduhan di negeri itu; kejahatan marak, perampokan, penipuan terjadi saban hari.

Dikalangan binatang yang hidup di negeri subur itu pun mulai resah dngan keadaan. Betapa tidak! Satu persatu dari kalangan mereka mulai berkurang akibat keserakahan penduduk negeri yang bernama manusia. Dari semua kalangan binatang; ular, cacing, katak, ikan dan sekawanan hewan tak berbulu lainnyalah yang paling resah, pasalnya beredar isu bahwa kejahatan manusia di Negeri itu terjadi karena disana hukum tdak ditegakkan dengan adil. Dari pembicaraan manusia baik, sekawanan hewan tak berbulu itu mendengar istilah bahwa hukum yang tidak adil itu karena para penegak hukum di negeri itu “pandang bulu”.

Istilah itulah yang menyatukan sekawanan hewan tak berbulu itu untuk mlakukan demonstrasi besar-besarkan, mereka menuntut agar hukum ditegakkan dengan adil tanpa “pandang bulu”. Menanggapi demonstrasi sekawanan hewan tak berbulu iti, para penegak hukum jadi bingung dan bertanya-tanya “ apa permintaan klian?”.

Koordinator demonsran itu pun angkat bicara “kami mendengar bahwa kejahatan manusia di negeri ini adalah karna ulah para penegak hukum yang tidak adil dan pandang bulu, oleh karena itu kami solidaritas hewan tak berbulu menuntut agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu, karena klau tdk nasib kami sebagai golongan tak berbulu yang sengsara”.

Di hadapan para hakim orator itu kemudian berkata “masak hanya karena tak berbulu kami tidak mendapatkan keadilan, hukum macam apa yang kalian tegakkan?”, diantara mereka ada yg berteriak “hidup hewan tak berbulu” serentak yang lain memjawab “hidup”.

Saat cerita ini disampaikan di akun facebook, temanku berkomentar melalui pesan pribadi “nanti kalau berurusan dengan penegak hukum akan saya tunjukkan kalau saya punya bulu.”

“Harus itu, tapi jangan sekarang ditunjukkan di depan umum” jawabku sambil nyengir setengan mesem.. 😁😁

(2017)