Bandara

Di bandara, jalan-jalan bersejajar seperti doa para ibu
Sesekali suara jet membangunkan para pelamun
Tentang rumah yang menyepi
Dan doa yang mengancam

Akan tiba satu waktu di mana kita harus pulang
Sebelum keriput mendinginkan wajah
Sebelum pelukan menjadi sesal
Sebelum cahaya lampu menua

Bagaimana kita mengartikan pulang?
atau pelukan atau kenangan atau pertanyaan-pertanyaan
Hari ini kita akan menghabiskan berlembar-lembar buku
Atau bercangkir-cangkir kopi, hanya untuk pulang

Selalu ada langit tak berwarna
Dan pria yang bermimpi di bawah langit seperti itu
Ruang-ruang sempit, dinding yang sambung-menyambung
Serta ujung lorong yang kusebut rumah

Ketika hujan berhenti, matahari telah pergi
Aku akan ke bandara lagi, membawa satu lembar bukti
Bahwa cinta adalah tentang waktu
Dan aku akan pulang, padamu

Semoga kita tidak terlalu menyesal seperti orang-orang tua itu.