📩 kotaksurat.rossi@gmail.com
1) Sudah ku katakan padamu: Ini dunia, bukan surga. Tak perlu tampil sempurna. Di kehidupan nyata kita semua bukan Tuhan yang berhak menentukan siapa yang berdosa. 2) Karena malamku terlalu sunyi jika dihabiskan sendirian. Kunyalakan radioku agar tidak di koyak sepi. Kadang kuhabiskan sisa malamku dengannya, sesekali juga kulihat kecoa yang sedang…
Dia seharian duduk di emperan gedung megah, perlahan memungut koin-koin yang bergelimangan didekatnya. Berangkat dari negeri asing, ia mulai menyusuri jalan tanpa ujung dan berakhir di sebuah pohon rindang. Ia kembali duduk di bangku-bangku orange kosong dipenuhi kepala omong kosong. Seperti…
Setiap sore, aku memilih duduk sendiri ditempat yang kusuka. Duduk di sofa warna hijau muda. Sofa mungil di sudut ruangan. Nyaman untuk bersandar. Nyaman untuk berbincang pada kesunyian, menceritakan hal-hal mengenai penarik perasaan.
Dua dini hari
Semua yang bertepi tertinggal sunyi
Berharap ritme akan berangsur membaik ketika ada sisipan melodi.
Ini bukan distraksi.
Hanya dua dini hari yang memasuki bilik mimpi dan ku harus berjalan hati-hati.
Bagi segala getir, segala dzikir.