Pencuri

Setiap sore, aku memilih duduk sendiri ditempat yang kusuka. Duduk di sofa warna hijau muda. Sofa mungil di sudut ruangan. Nyaman untuk bersandar. Nyaman untuk berbincang pada kesunyian, menceritakan hal-hal mengenai penarik perasaan.

Aku duduk disana hingga malam mengajakku untuk membenamkan diri pada kuasanya.

Ya, karena kali ini otakku dibawa pergi.

Pencuri, barangkali.