Mundur Bukan Untuk Gugur
Sep 3, 2018 · 1 min read
Aku benci segala sesuatu yang memicu tarung, oleh karenanya untuk balik menyalahkan aku urung.
Lebih baik aku diam, menarik diri, menyembuhkan diri, lalu kembali seolah tak ada yang terjadi.
Namun ternyata dia penuh dengan amarah. Pekikan suaranya memekakan telinga. Dia tidak terima aku mundur untuk menang.
Dia tidak rela aku mundur dengan lapang dada, dan tak hiraukan semua celotehnya.
Aku menarik diri bukan untuk menang. Aku melangkah mundur, bukan karena gugur. Aku hanya menyadari, diriku tak serendah frasa menyakitkan yang keluar dari mulutmu.
Yang aku heran, kau menggunakan mulut yang sama untuk mengungkapkan cinta padaku, padahal luka akibat kutuk yang kau lontarkan belum sempat mengering.
