Rabu dan Perayaan Rindu

Seperti hal yang sudah kau tahu bahwa saya tidak begitu suka dengan rabu tetapi saya selalu mendambai kesedihan yang terawat di hari itu.

Beberapa tetes air mata selalu jatuh di ejaan er-a-be-u.Semisal sebulan lalu, saya pamit dari tempat kerja, kemudian pekan berikutnya ayah saya harus dirawat di rumah sakit yang bikin saya sedih bukan main. dan masih banyak lagi hal-hal yang belum ingin saya ceritakan tentang perasaan-perasaan yang menangis.

Selain kesedihan-kesedihan itu, rabu juga adalah perayaan rindu. Entah karena alasan apa, saya sering merayakan rindu tiap kali rabu tiba. Membaca puisi-puisimu setahun sampai lima tahun silam tentang seseorang yang barangkali kekasih. Setahun belakangan, beberapa puisi untuk saya. Saya mencatatatnya untuk memelihara sunyi saat kau tidak benar-benar ada di kota ini.

Rabu dan perayaan rindu selalu datang bergandengan tangan seperti sepasang kekasih, barangkali “kekasih” itu kita yang sama-sama dilukai masa lalu.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated D’s story.