Peralihan konten internet statis ke konten dinamis

Setelah saya membaca sebuah artikel mengenai cara download video dari android di http://kliknklik.com/blogs/cara-cepat-download-video-youtube-di-android/ , saya berpikir memang terdapat gejala perubahan era, dimana orang-orang yang terbiasa browsing internet melihat konten yang statis berubah menjadi konten yang dinamis dalam hal ini terdapat peralihan dari konten berbentuk artikel atau gambar menjadi konten berbentuk video.

Hal ini terjadi marak belakangan ini begitu munculnya kecepatan internet 4G yang tentunya nyaman untuk digunakan streaming video atau mengunduh file file yang besar seperti video/film. Meskipun belum dapat dibilang bertarif murah, namun migrasi penggemar konten statis ke dinamis ini merupakan sebuah peluang yang positif bagi perusahaan-perusahaan penyedia konten video seperti google.

Berbeda halnya dengan masyarakat di luar negeri yang sudah lebih dulu menikmati kecepatan internet 4G, di Indonesia koneksi 4G masih dapat terbilang baru. Hal ini terlihat dari masih berbenahnya para provider operator 4G seperti Indosat dan Xl , untuk membangun atau merubah BTS nya agar 4G ready.

Selain munculnya 4G, kehadiran internet fiber optik yang disupport oleh indihome dengan telkomselnya, melsa hingga CBN juga merupakan salah satu faktor perpindahan meningkatnya penikmat konten dinamis. Sehingga sempat terjadi perubahan kebijaksanaan yang dilakukan oleh telkom terkait batasan kuota pada sebesar 300GB, hal tersebut terjadi karena semakin meningkatnya penggunaan data terkait video.

Semoga bermanfaat ….

Like what you read? Give Aryo Knk a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.