Buah hati dan Internet: 3 Hal yang harus Mereka Mengerti sebelum Online

Hai parents, bagaimana kabar hari ini? Berbicara mengenai dunia internet, pastinya sekarang ini hampir semua orang bisa mengaksesnya, tidak terkecuali oleh buah hati anda. Sebagai orang tua, pastinya harus selalu memantau apa yang dilakukan si buah hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi konten-konten negatif sangat mudah untuk diakses. Nah Bagaimana memberikan edukasi kepada si buah hati agar lebih berhati-hati menggunakan internet? Mari kita lihat artikel di bawah ini.

Salah satu tantangan orang tua dewasa ini adalah mengajarkan tentang pentingnya informasi teknologi dan memastikan mereka mengakses internet secara sehat pada saat yang bersamaan. Internet merupakan media belajar yang baik untuk si buah hati mengingat banyaknya informasi dan pengetahuan yang dapat diakses dengan mudah. Seperti dua sisi mata uang, internet juga dapat membawa efek negatif pada anak anda dengan konten yang tidak pantas untuk diakses anak seusia mereka.Bagaimanapun, jangan khawatir parents, salah satu solusi yang dapat kita lakukan adalah mempelajari kemampuan untuk memonitor dan mengajarkannya berselancar di dunia maya secara sehat. Tentunya kita tidak dapat memonitor aktivitas online mereka 100 persen, tapi kita dapat membantu mereka mengatur hal tersebut. Berikut 3 hal yang anak Anda perlu mengerti sebelum anak Anda berselancar di dunia maya.

1. Bepikirlah sebelum mengakses suatu website

Hal yang pertama yang dapat anda lakukan adalah membahas tentang kejahatan didunia maya seperti hoax, virus, penipuan, dan ancama identik di internet kepada anak anda. Mereka adalah pihak yang rentan terkena imbas dari hal-hal negatif tersebut. Pastikan mereka untuk dapat memilah informasi yang tepat sebelum mengklikpop up atau ilan yang muncul pada sebuah website. Ajarkanlah mereka untuk menghindari situs-situs berhaya sebelum sempat mengaksesnya.

2. Pastikan konten apa yang dapat mereka share

Sesuatu yang tidak kalah pentingnya dari kesadaran untuk memilah informasi adalah melindungi informasi pribadi. Cegah dan peringatkan mereka untuk tidak meng-share apapupun yang berhubungan dengan informasi personal seperti nama, usia, alamat, nomor telepon, sekolah, kata kunci akun dan informasi krusial lainya. Hal ini dapat mengundang pihak ketiga untuk memamfaatkan informasi tersebut untuk hal yang negatif. Ajarkanlah anak Anda untuk mengerti dan menyadari bahwa tidak semua orang yang mereka temui secara daring adalah orang yang dapat dipercaya. Lebih lagi, doronglah mereka untuk berpikir secara bijak untuk membagikan konten pribadi seperti status, foto, dan video secara online. Hal ini untuk mencegah anak anda terlibat secara tidak langsung dalam tindakan kriminal atau bullying. Ingatlah ungkapan seperti “the internet never forgets,” yang berarti Anda dan anak harus bertanggung jawab dengan apa yang mereka bagikan untuk umum.

3. Tetapkan dan terapkan peraturan

Buatlah peraturan bersama mengenai peraturan berselancar dan pastikan mereka mengerti dan menerapkan peraturan tersebut.Beberapa peraturan mungkin penting bagi anda seperti peraturan untuk pembatasan jam berselencar di dunia maya maupun pelarangan penggunaan gadget sebelum mengerjakan tugas dan belajar (kecuali hal tersebut digunakan untuk kegiatan riset secara online). Selalu libatkan anak anda tentang diskusi terbuka mengenai ekspektasi Anda kepada mereka sebab anak Anda perlu mengetahui perilaku berselancar seperti apa yang pantas dan bisa diterima. Salah satu contohnya adalah buatlah kesepakatan untuk orang tua mengetahui password social media mereka seperti facebook, instagram, maupun skype untuk mengetahui apa yang mereka lakukan di dunia maya. Yang terakhir, jangan bereaksi berlebihan jika mereka meakukan kesalahan, maklumilah hal tersebut dan biarkan mereka belajar dari kesalahan.

Dengan membekali anak Anda dengan informasi yang tepat dan memonitor kegiatan berselancarnya sencara rutin, anda dapat membantunya terhindar dari hal-hal buruk yang dapat menimpa putra putri Anda di dunia maya. Baca juga artikel menarik lainnya seputar parenting melalui website sampoerna school system.

Bagaimana? cukup mudah bukan? Pastikan anak anda sudah mengerti tentang dunia internet dan pastikan si buah hati mengakses konten-konten positif saja. Bila ada tambahan silahkan berikan masukan Anda di kolom komentar. Terima kasih semoga bermanfaat.

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.