Lingkungan Dan Metode Belajar Apa Yang Paling Baik Untuk Anak?

Lingkungan Belajar Anak

Pendidikan usia dini seperti taman kanak-kanak dan sekolah dasar berpengaruh besar bagi masa depan anak. Seperti fondasi bangunan, mereka akan kesulitan mengikuti pendidikan di tahap lebih lanjut jika dasar-dasarnya tidak kuat.

Agar anak bisa bersaing di era global yang kian kompetitif, metode belajar perlu dikembangkan. Kita tidak bisa lagi menyekolahkan mereka di institusi yang masih mengandalkan metode belajar konvensional. Kita harus memilih sekolah dengan lingkungan belajar yang memfasilitasi anak untuk berpikir kritis dan kreatif dalam memecahkan masalah.

Salah satu sekolah yang menawarkan sistem belajar berbeda adalah Sampoerna Academy. Sekolah ini memastikan pengembangan potensi anak dengan mengkombinasikan keunggulan kurikulum nasional dengan sejumlah program internasional.

Membekali Anak dengan Keterampilan Masa Depan

Kompetensi yang dikembangkan oleh Sampoerna Academy berfokus pada pendidikan STEAM (science, technology, engineering, art & math) sebagaimana dipopulerkan terlebih dahulu di Amerika Serikat. Keterampilan ini dinilai penting sebagai modal bersaing di bursa kerja di masa depan, di mana 80% pekerjaan akan membutuhkan keterampilan berpikir kritis dan memecahkan masalah.

Untuk itulah, kemandirian dan kecermatan berpikir para siswa Sampoerna Academy dikembangkan melalui pembelajaran berbasis proyek.

Membangun Daya Saing Global dengan Kolaborasi Internasional

Dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas, Sampoerna Academy menjalin kolaborasi akademis dengan institusi pendidikan terkemuka dari Amerika Serikat, antara lain, Knowledge Is Power Program (KIPP) yang memastikan keandalan manajemen sekolah dan kompetensi guru dalam mengajar, serta Harmony Public Schools yang menjaga mutu bahan ajar dalam pendidikan STEAM.

Kurikulum STEAM dari Harmony dikenal sebagai salah satu yang terbaik di dunia, dengan dukungan dari Bill and Melinda Gates Foundation bahkan pengakuan dari U.S. Department of Education.

Like what you read? Give Agung Sadana a round of applause.

From a quick cheer to a standing ovation, clap to show how much you enjoyed this story.