Kabupaten Kuningan Dirasa Berpotensi Menjadi Kota Pariwisata
by Findi Diansa — 15417133

Kabupaten Kuningan terletak pada titik koordinat 108° 23–108° 47 Bujur Timur dan 6° 47–7° 12 Lintang Selatan. Sedangkan ibu kotanya terletak pada titik koordinat 6° 45–7° 50 Lintang Selatan dan 105° 20–108° 40 Bujur Timur. Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan yaitu Gunung Ciremai dengan puncaknya (3.076 m) di perbatasan dengan Kabupaten Majalengka. Gunung Ceremai sendiri merupakan gunung tertinggi di Jawa Barat. Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan yang dibagi lagi atas sejumlah 361 desa dan 15 kelurahan(“Letak dan Keadaan Geografis,” 2007).
Dilihat dari posisi geografisnya terletak di bagian timur Jawa Barat berada pada lintasan jalan regional yang menghubungkan kota Cirebon dengan wilayah Priangan Timur dan sebagai jalan alternatif jalur tengah yang menghubungkan Bandung-Majalengka dengan Jawa Tengah. Secara administratif berbatasan dengan
- Sebelah Utara : Kabupaten Cirebon
- Sebelah Timur : Kabupaten Brebes (Jawa Tengah)
- Sebelah Selatan : Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah)
- Sebelah Barat : Kabupaten Majalengka
Permukaan tanah Kabupaten Kuningan relatif datar dengan variasi berbukit-bukit terutama Kuningan bagian Barat dan bagian Selatan yang mempunyai ketinggian berkisar 700 meter di atas permukaan laut, sampai ke dataran yang agak rendah seperti wilayah Kuningan bagian Timur dengan ketinggian antara 120 meter sampai dengan 222 meter di atas permukaan laut. Kemiringan tanah yang dimiliki Kabupaten Kuningan terdiri dari : dataran rendah, dataran tinggi, perbukitan, lereng, lembah dan pegunungan. Karakter tersebut memiliki bentang alam yang cukup indah dan udara yang sejuk, sangat potensial bagi pengembangan pariwisata.
Kabupaten Kuningan dirasa mampu meningkatkan perekonomian dengan menjadikan Kuningan sebagai kota pariwisata. Konsep ini dipilih karena Kuningan sendiri adalah kota yang berada di kaki Gunung Ciremai dengan keindahan alamnya yang tidak dapat diragukan lagi. Faktor pendudukung berupa infrastruktur semakin ditingkatkan dari tahun ke tahun oleh pemerintah kabupaten Kuningan. Faktor lainya adalah aksesibilitas menjadi poin kunci dalam pengembangan pariwisata. Sangat percuma rasanya jika keadaan infrastruktur yang sudah baik tidak teroptimalkan penggunaannya karena akses mencapai Kuningan sulit untuk dijangkau. Kehadiran Bandara Kertajati, Majalengka, diprediksi akan mendorong jumlah kunjungan ke Kabupaten Kuningan. Dulunya untuk menuju Kuningan dari Jakarta dibutuhkan waktu sekitar 5–6 jam namun dengan adanya bandara ini hanya dibutuhkan waktu 2–3 jam. Oleh karena itu banyak pengunjung yang datang khususnya dari daerah perkotaan.
Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kabupaten Kuningan pada tahun 2011 mencapai 5,43% lebih tinggi dibanding dengan dua tahun sebelumnya yaitu tahun 2009 sebesar 4,39% dan tahun 2010 sebesar 4,99%. Sedangkan Inflasi di Kabupaten Kuningan pada tahun 2010 berdasarkan perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 6,70%. Sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kuningan sendiri berdasarkan harga konstan tahun 2000 untuk tahun 2011 sebesar Rp. 4,2 Trilyun dan PDRB per kapita berdasarkan harga konstan tahun 2000 pada tahun 2011 mencapai Rp. 3,9 juta. Tingkat daya beli masyarakat Kuningan tahun 2010 menurut data Suseda tercatat sebesar Rp. 549 ribu. Dan tingkat pengangguran di Kabupaten Kuningan angkanya cukup besar yaitu mencapai 7,6% dari total angkatan kerja(“Ketenagakerjaan,” 2007). Lapangan pekerjaan penduduk Kabupaten Kuningan masih didominasi oleh dua sektor ekonomi yaitu sektor pertanian dan perdagangan. Sektor pertanian masih merupakan lapangan usaha yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Pada tahun 2010 dari total penduduk Kabupaten Kuningan yang bekerja, 39% bekerja di sektor pertanian dan 30% di sektor perdagangan. Dengan diusungnya Kuningan menjadi kota pariwisata diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal dan berkurangnya tingkat pengangguran.
Daftar Pustaka :
Ketenagakerjaan. (2007). Retrieved September 8, 2018, from http://www.kuningankab.go.id/sosial-kemasyarakatan/ketenagakerjaan
Letak dan Keadaan Geografis. (2007). Retrieved September 8, 2018, from http://www.kuningankab.go.id/tentang-kuningan/letak-keadaan-geografis