Move ON

Prakerin 2013

iya kalau di pikir-pikir, kalau ana semua masih buka-buka macam poto-poto, terus video, ngestalk dan lain-lainnya..
hihi kalau move on, move apanya, orang kagak ada hubungan special, yang ada hubungan antara Pembimbing dan Murid, itu yang terjadi. tidak lebih dan kurang.

mungkin sudah beberapa tahun ini saya terus pake walpaper yang bertulisakan dini dan defani, bukan hal apa-apa, karna ini udah enak, udah nggak mau dirobah, mungkin juga nggak bisa move on :v , deuhhh ah… apa yang terjadi kalau dia tau atau hal lainnya.. “tauu ah, biarin” wkwkwkw tapi da gimana lagi, padahal ana udah susah paya untuk tidak mengigatnya lagi, bukan melupakan, beda yah kalau tidak mengigatnya, sama melupakan, kalau melupakan ingin tidak ingat lagi, ahh ribet, kalau masalah katamah… tapi tak apalah, dari pada ana harus melupakan hal yang bisa membuat ana berubah, berubah dalam semua hall..

“ketika kegiatan prakerin”

hal lainnya itu ketika kegiatan Prakerin, karna dialah yang mengubah pandangan ana, pandangan dimana wanita tak bisa berbuat apa-apa, hal yang tidak menyenangkan ketika ada yang masuk Prakerin ialah wanita, dialah yang mengubah semua itu, perbandingan antara wanita dan laki-laki dipandang sebelahmata, karna dia, saya jadi yakin, bahwa wanita juga bisa melakukan sebagaimana halnya laki-laki, kecuali jadi pemimpin keluarga yah :v .

semuanya ana rasakan pada saat itu, hal yang membuat kagum lagi, dia pantang semangat, tak kenal lelah, kreatif, dan lucu, baik, cantik, manis, “eehhh udah lu tong banyak teuing” haha … tapi iya sih, itu pandangan ana pribadi. kisah Prakerin selama dua bulan setengah itu, banyak hal yang saya pelajari, dari semua hal, hal baiknya dan buruknya, masalah lain juga, tak terhitung mungkin, tapi satu hal yang mendalam di hati ini dan masih melekat, “ uhuukk …… :v ahh sudahlah, itu dulu…
sekarang saya hanya berdo’a untuk Dini dan Defani, dan untuk anak-anak Prakerin lainnya, Nabila, Dita, Diyan, Dede, terus 4K, Helga, yang nggak disebtuin ana lupa lagi, sama Nabila udah yah, kalau untuk “NABILA” semangat bil, ntar bikin Kue yah, terus kirim ke toko, kalau kagak dikirim waee awass ntar ana kerumah bawa Cumii :p

sudah ah, udah siang, anak-anak udah pada dateung, untuk alumni, ah udah jangan alumni, Teruntuk adek-adekku tercinta, yang sudah Prakerin, Terimakasih untuk kerjasamanya, semoga kalian pada sukses, diberi kekuatan dalam hal menyikapi Masalah, semoga kalian selalu sehat, sehat jasmani, dan rohani, dan semoga bisa bertemu kembali,

Akhir cerita takkan habis, karna akan selalu ada cerita-cerita dan lagi…” 
sungguh kata-kata bijak sekali :v

Sudah sudah, aku mau bobo, ehh mau kerja bef, untuk NABILA, kalau baca ini segera kirim cumi gorennya yah.. ana tunggu… (bongana komen di IG gituh :p)

Selamat Pagi, dan selamat berjuang untuk Bila yang mau ngasih Cumi Goreng ehhhh ehhh :v

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.