San Mei

Seiring beranjak dewasa, selain ukuran tubuhku, banyak hal lain yang beriringan tak lagi sama. Salah satunya, cara pandangku terhadap dengkuran ibu. Ketika dengkuran ibuku yang dulu terdengar lucu saat aku masih kecil, sekarang menjadi suara yang membuat perasaan ku terisis.

“Seberapa lelahnya hari yang ia jalani hari ini, ya?

Bagaimana ya jika suatu hari nanti suara dengkur ini tak lagi ada?”

Mungkin terdengar lucu, tapi dengkuran yang ku dengar tiap malam inilah yang memacu rodaku bergerak, memotivasi untuk menjadi sukses kelak. Agar beban di pundakmu berkurang, Ibu. Semoga waktu dan semesta mengizinkan. Semua yang terbaik untukmu.

--

--