Rindu


Saat itu kau menatap mataku. Kemudian kau berjalan pergi dari depan ku. Entah kenapa diriku hanya diam terpaku. Melihat langkahmu menjauh kemudian berlalu.

Rasa sedih tak tertahankan. Kecewa pun tak terelakkan. Mengapa tak ada yg ku lakukan. Saat langkahmu menjauh perlahan.

Sekarang aku hanya bisa meratapi. Mengenang semua sebelum kau pergi. Ku berharap itu bukan terakhir kali. Ku melihat senyumu berseri.

Sungguh sepi tanpa tawa mu. Sungguh hampa tanpa hadir mu. Sungguh ku tak kuat menahan rindu. Sungguh ingin segera ku bertemu dengan mu.

Ku berdoa semoga kau sehat di sana. Supaya kelak kita dapat berjumpa. Saling bercerita tentang hidup kita. Sambil ditemani indahnya senja.

Show your support

Clapping shows how much you appreciated Ihsan Maula’s story.