Perkenalan

Mata terbuka.

Pagi yang sama, rutinitasnya juga.

Wajah kusut tanpa peduli orang sekitar, memakai kemeja bergaris bak senar gitar. Saban hari bersua dengan rekan. Tanpa sadar peran terlupakan.

Tersadar hidup abu-abu, namun waktu dengan cepat melaju. Dari sudut sana cahaya datang. Lebih cerah dari raja siang.

Panas hari menjadi dingin membuat diri berkata ingin. Geraian rambut dibawa arus udara. Membuat mata mengudara. Tatapan mematikan indera. Hati berkata

“hai aku putra”.

7 November 2018. 18:37. Sarang laba-laba
Bentuk curhatan yang tidak perlu ditanyakan. Tidak tahu lagi ingin ditaruh dimana, karena tidak cukup dalam hati.