MATAHARI LANGKA

Kau bilang kemarin-kemarin matahari langka.
Tapi, nyatanya kulihat ia ada.
Kini kau bilang matahari masih langka.
Iyakah? Nyatanya Ia tidak. 
Lagi-lagi kau bilang esok matahari masih akan langka,
benarkah?

Ah, sepertinya bukan matahari yang salah.
Lihatlah! awan hitam masih membumbung di pelupuk matamu.