Aku di Bulan Oktober

Sarah Astro
Nov 5 · 1 min read

Tanah kering di bulan Oktober, membuatku ingin menutup rapat-rapat mata. Agar kutahu, tak ada yang bisa aku lihat sekalipun itu harapan untuk melihat bunga yang mekar atau tanah yang basah

Aku tidur saja dan tak ingin melihat bahkan bertemu dengan keringnya bulan Oktober

Lalu bulan November menyapaku dengan lembut lewat angin yang berhembus bersama dengan hujan rintik-rintik. Aku mulai membuka mata karena kupikir ada harapan ketika hujan.

Namun entah mengapa, aku masih ingin menutup mataku.

Walaupun hujan membangunkanku esok harinya,

hujan membangunkanku lagi esok harinya,

Namun aku masih terpejam enggan menyapa

Entah sampai bulan apa yang akan kutemui lagi,

SA

Hujan di penghujung Oktober, kemudian disapa oleh November yang datang beramai ramai

5 November 2019/5 Rabiul Awwal 1441 H

Sarah Astro

bekerja adalah untuk menabur manfaat, bukan untuk dilihat.

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade