Paldi/lalu
Sep 4, 2018 · 1 min read

Gelisah(?)!!!!!

Tulisan ini hanya sekedar curahan isi hati dan kepala dari seorang yang sedang merasa gelisah akan kehidupannya.

Aku hidup di zaman dimana semua manusia menjadi dewa. Zaman dimana segala hal pun bisa disembah bak tuhan

Yap, tepat sekali. Aku hidup di zaman “revolusi mental” dimana semua masyarakatnya hidup saling berdampingan dengan teknologi. Iya, ini adalah sebuah awal dari meledaknya teknologi informasi dan komunikasi

Kami memang saling berhubungan. namun, hanya sebatas personal chat via WhatsApp, line, messenger dan berbagai macam aplikasi chatting room lainnya. Iya, kami memang telah melihat indahnya dunia namun hanya sebatas postingan di Instagram dengan fitur fiturnya yang menarik perhatian mata dan ibu jari beserta anak anaknya . Ya memang kami belajar, namun kami tidak bersekolah di Harvard university atau kampus kampus formal lain nya, Kami lebih tertarik belajar melalui platform pencarian sejenis google search, safari, Mozilla Firefox atau streaming melalui platform pemutar video yang bernama YouTube

Ya kami hidup di zaman dimana “smart” hanya diperuntukkan bagi kotak datar seukuran telapak tangan dengan layar sentuh dan koneksi internetnya, namun tidak diperuntukkan bagi sang pemilik kotak datar tersebut. Kami hidup dimana paket data lebih berharga daripada segelas kopi hitam, pisang goreng, sekotak rokok dan lawan bicara.

Terkadang, aku geli melihat sekumpulan anak muda asyik menatap layar sentuh mereka sembari berteriak kepada benda tersebut. Yah, memang tidak bisa aku pungkiri bahwa hal tersebut memang menyenangkan, namun disatu sisi peristiwa tersebut cukup mengiris hati

Itu sekilas penjelasan tentang zaman yang saat ini aku lalui


Mari kita bersambung ke catatan harian ku

    Paldi/lalu

    Written by

    aku hanyalah sisa cahaya dalam gelap