Manis Jalan .
Alur jalan yang begitu berantakan akan kucoba rapikan satu per satu . Satu per satu diantaranya adalah berbagai masalah yang tak kunjung muncul solusi . Namun, solusi pun bukan bagian dari peleraian atau penyelesaian masalah . Ada hal lain dari sisi solusi yang akan menerangi perpecahan atau ke tidak karuan ini .
Aku akan mencoba meruncingkan beberapa koleksi pedang disekeliling akalku . Akan kucoba hunuskan mereka ke berbagai sisi gelapnya alur dan sempitnya ruang . Tajamnya waktu hanya relativitas, sesuatu yang sulit aku timbang, ayun ambing sekalipun .
Dendam bukan satu satunya sifat manusia, selamanya bukan . Benci hanya melahirkan hasrat menyedihkan lain dalam diri . Lari bukan berarti selesai menjalani perjalanan sakral . Diam bukan alasan kenapa kamu masih terdiam dengan perisai dan pedang dikanan kiri mu .
Aku bukan berarti tidak pernah bergelut dirawa tandus yang penuh tanaman gosong . Kamu tidak pantas dijadikan satu alasan pun mengapa alur ini terlalu rumit . Kita tidak pantas pula dijadikan kambing dari berbagai sudut ruang dan relativitas waktu yang aku bilang tadi .
Sumpah serapahku terhadap alur yang sangat tidak pantas ini . Anjing menggonggong ditepian nalar dan sel otak yang hampir mati . Menyeruak suaranya kesana kemari . Bergeming dipipihnya ruang dalam organ kehidupan . Tak bisa ditahan lagi . Ini bukan urusan!
