#KronikHari01 — apa yang aku dapat hari ini

dhila
dhila
Sep 8, 2018 · 2 min read

Sabtu ini aku menghabiskan waktu di rumah, berbaring di tempat tidur karena tidak enak badan dan berakhir menonton televisi sendirian. Namun, ternyata aku menemukan banyak hal ketika menonton televisi. Aku akhirnya mengerti jalan hidup yang akan aku ambil selanjutnya, harus menjadi berguna dan berani menantang zona nyaman. Bukan berarti aku memaksa atau bagaimana, tapi aku tidak mau dibatasi dan aku harus berani. Aku tidak boleh ikut menjadi kotak ketika yang aku inginkan segitiga. Hidup ini terlalu luas, kawan.

Sore hari, aku menonton ArtInsight yang sedang membahas komik Benny&Mice yang pernah aku baca saat aku SD (dan aku baru tahu bagaimana rupa pengarangnya hari ini) disana aku belajar bahwa, “dua kepala lebih baik dari satu kepala, ketika keduanya bermain bersama sudah pasti ada satu yang mengalah atau mengimbangi”. Disitu aku jadi berpikir bahwa ternyata kerja sama itu luas maknanya dan ikhlas adalah kuncinya serta bertahan adalah prosesnya. Saling berkomunikasi juga merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena menyamakan logika dan perasaan juga dibutuhkan. Ketika kamu jenuh, maka yang harus dilakukan adalah memberi jeda dan jarak, bukan langsung mengakhirinya. Jenuh adalah sebuah proses yang harus dilewati untuk menjadi lebih baik. Dalam menulis pun, aku sering menemui kejenuhan dan berakhir menjadi malas lalu melupakan tujuan asalnya. Namun kembali lagi, jeda dan jarak akan membuat segalanya terasa baik-baik saja.

Hari sabtuku terasa sangat lucu dan menyenangkan. Hari ini juga aku tidak terlalu memikirkan apa yang seharusnya aku pikirkan. Hari ini aku bisa menjadi tenang dan menghilangkan kekhawatiran sekalipun aku sedang tidak enak badan. Badanku sakit boleh, tapi pikiranku jangan.

Sabtu, 8 September 2018
dhila

dhila

Written by

dhila

write to taste your life twice