Dalam 4 Kegiatan, Ahmad Heryawan Bank Jabar Banten Raup Lebih dari 4.000 Nasabah Baru

Aher Bank Jabar Banten atau Bank BJB menyetujui pembagian dividen Rp 862,9 miliar dan total dividen ini setara 55 persen dari laba bersih tahun 2016 yakni sebesar Rp 1,56 triliun. Pembagian dividen Bank BJB tersebut dilakukan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2016 yang digelar di Hotel Aryaduta, Jalan Sumatra, Kota Bandung, Rabu 29 Maret 2017.

Seperti dilaporkanKantor Berita Antara, pada RUPST Tahun Buku 2016 Bank BJB tersebut juga telah dilakukan sejumlah pembahasan yakni:

Persetujuan laporan tahunan direksi mengenai keadaan dan jalannya perseroan termasuk laporan pelaksana tugas pengawasan dewan komisaris untuk tahun buku 2016 dan pengesahan laporan keuangan perseroan tahun buku 2016 sekaligus pemberian pelepasan atau pembebasan tanggung jawab yang sepenuhnya (acquit et de change) kepada direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengawasan yang telah dijalankan selama 2016.

Penetapan penggunaan laba bersih termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2016.

Pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2017.

Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham perseroan pada 2016.

Perubahan pemberian manfaat pensiun lainnya. Perubahan anggaran dasar. Penetepan komisaris utama independen.

Sementara itu, Direktur utama Bank BJB Ahmad Irfan mengatakan, porsi dividen yang dibagikan setara dengan Rp 89,0 per lembar saham naik dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 84,8 per lembar saham. Ia mengatakan, perolehan dan kinerja yang positif terus ditunjukan Bank BJB dengan perolehan laba bersih (bank only) yang naik sebesar 14,4% year on year (yoy) dan membaiknya rasio kredit bermasalah (NPL gross) pada akhir 2016 menjadi sebesar 1,69% dari 2,91% pada akhir 2015.

“Peningkatan dividen per saham ini seiring dengan kinerja perusahaan yang semakin cemerlang di tahun 2016,” ujar Irfan.

Adapun dari sisi Dana Pihak Ketiga yang diperoleh Bank BJB terdapat peningkatan sebesar 16,1% (yoy) atau mencatat total dana nasabah sebesar Rp 728 triliun. Total kredit yang sudah disalurkan oleh Bank BJB hingga akhir tahun 2016 mencapai Rp 63,1 triliun atau naik sebesar 14,2% dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Irfan mengatakan dari semua segmen kredit yang dimiliki segmen kredit konsumer tercatat tumbuh sebesar 15,7% (yoy) menjadi Rp 442 triliun selain kredit komersial dan korporasi yang juga tumbuh signifikan sebesar Rp 108 triliun ataun naik 17.296 yoy.

Source: Pikiran Rakyat