Dalam Desember

Adalah yang tak terungkap

Dibelakangku, engkau seperti langkah kaki

Ada rintihan yang teguh mengalun pada pojok mata sendumu

Entah seperti apa rupamu, hanya tentangmu saja cukup

Ada warna yang perlahan kelam, bersayap menemui janji

Suara-suara, terisak pada dinding temaram senja

Sampai semua lelah, sampai semua hati ada pada tempatnya


Menguliti sepi mengeja kerisauan, sampai dimana hatimu datang

Hanya ada tanda tanya yang penuh namamu

Dari titik telaga bermusim, pada hamparan samudera.
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.