Jejak II

Resah di hatimu dari segala keraguan ku redam pada temu dan hangat peluk.

Hangatnya keningmu, gugup bibirmu juga rona merah di pipimu.

Kau sebut semua nyaman, kau berkata..

“Jangan pergi, lagi..”

Dan air mata haru yang ku hapus, menyisakan dendam rindu.

Juga bisik di telingaku.

Bersama memendam tebalnya harapan untuk sang kekasih.

Segala cerita dan kepada sate domba semalam.

“…Aku tidak pernah kemana-mana, Dell..”
One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.