Aku trotoar

aku tak seramai jalanan diseberang sana yang begitu ramai dengan hiruk pikuk

dan hanya sepi saat malam, menjelang pagi waktu tertentu tak begitu

Aku mungkin sudah ditempeli lumut dibeberapa bagianku,
alas kaki sudah jarang menyapaku

walau ada Tapi tak begitu banyak
aku mensyukurinya
saat matahari sedang teriknya
aku dilindungi oleh pepohonan sawit 
dan beberapa lainnya
sehingga aku tak begitu merasakan panas 
seperti yang dirasakan jalanan disisi kanan pengambil gambar.

Aku trotoar,

aku merindukan kalian yang selalu menyapaku dengan sandal atau sepatumu
bahkan kaki polos yang menyentuhku
membersihkan diriku dari lumut yang Coba menetap

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.