Memahami Fast Fashion dan Sustainable Fashion

Setali Indonesia
Oct 10, 2018 · 2 min read

Written by Firdhaussi

Produk Fashion yang paling utama adalah pakaian. Pakaian ini diproduksi oleh industri yang disebut dengan industri tekstil.

Industri tekstil masuk ke dalam 10 besar industri dunia yang menggunakan dan mencemari air. Bahkan berdasarkan data yang dilansir Boston Consulting Group, pada 2015 saja, industri mode menghabiskan 79 miliar meter kubik air, melepaskan 1,715 juta ton CO2, dan memproduksi 92 juta ton sampah.

Sejak pengetahuan dan kesadaran tentang kondisi industri tekstil / fashion yang merusak muncul sebuah terminologi bernama sustainable fashion.

Lalu apa bedanya fast fashion dan sustainable fashion?

Fast Fashion adalah konsep yang digunakan oleh industri tekstil yang menghadirkan pakaian ready-to-wear dengan konsep pergantian mode yang cepat dalam kurun waktu tertentu. Misalnya, ketika musim panas trend mode akan menyesuaikan menjadi mode musim panas, kemudian akan berganti lagi dan seterusnya. Bahkan, sesuai dengan namanya “fast” , mode ini tidak hanya berganti sesuai musim tapi setiap bulan.

Untuk memenuhi tuntutan pasar tersebut, banyak yang harus dikorbankan oleh industri fast fashion. Selain mengorbankan kerusakan alam, untuk memenuhi permintaan distribusi pada toko-tokonya yang tersebar di seluruh dunia dalam waktu singkat dengan biaya produksi rendah, meperkerjakan pekerja dari negara dunia ketiga seperti Kamboja, India, Bangladesh dan Indonesia yang bisa dibawayar di bawah rata-rata. Selain itu, mereka juga melalaikan permasalahan pekerja seperti keselamatan, jam kerja dan upah yang layak. Salah satu film dokumenter yang membahasa adalah The True Cost Movie.

Untuk mengimbangi kondisi tersebut, beberapa pihak mulai memunculkan antitesis yang disebut dengan sustainable fashion. Secra filosofis, didasarkan atas pemakaian pakaian yang lebih lama, ketahanan lebih baik, kualitas lebih tinggi, produksi beretika serta ramah lingkungan. Kecepatan produksi bukan menjadi prioritas utama, tetapi mengedepankan kualitas ketimbang kuantitas.

Industri ini berkomitmen menciptakan praktik kerja yang sehat terhadap pekerjanya serta mengedepankan daya tahan produk yang dapat dipertanggungjawabkan.

Infografis dari Kumparan berikut dapat membantu Anda memahami Sustainable Fashion:

Referensi: Kumparan.com

Kunjungi Instagram @sumbang.in jika ingin menyalurkan pakaian layak pakaimu agar dapat digunakan lagi dan tidak menjadi limbah fashion berikutnya,

Setali Indonesia

Written by

Terinspirasi dari gaya hidup minimalis, kami bisa bantu kamu nyumbangin barang tanpa ribet dan gratis! | Untuk donasi isi form singkat di www.setali.org

Welcome to a place where words matter. On Medium, smart voices and original ideas take center stage - with no ads in sight. Watch
Follow all the topics you care about, and we’ll deliver the best stories for you to your homepage and inbox. Explore
Get unlimited access to the best stories on Medium — and support writers while you’re at it. Just $5/month. Upgrade