5 Keuntungan Imigran yang Menjadi Pengusaha

Uber telah mengubah sistem transportasi lokal di kota-kota America dan Space X mempunyai misi untuk membawa orang-orang untuk melakukan perjalanan ke Mars. Chobani meraih kesuksesan dengan produk yoghurt-nya yang terkenal di seantero Amerika, sementara tren fashion dari merek Forever 21 telah mengubah cara kita berpakaian sampai dengan hari ini. Apakah anda menyadari satu kesamaan dari perusahaan yang terkenal dengan gebrakan-gebrakan handalnya ini? Ya, mereka semua didirikan oleh pengusaha yang berstatus sebagai imigran.

Dikutip berdasarkan data Tren Internet 2017 yang disiapkan oleh Mary Meeker dari KPCB, 50 persen dari perusahaan teknologi yang bernilai tinggi didirikan oleh imigran generasi pertama. Perusahaan-perusahaan ini paling tidak telah menghasilkan lebih dari 48,000 pekerjaan. Selain itu, 60 persen dari perusahaan yang didirikan oleh orang Amerika generasi pertama atau kedua, berhasil menghasilkan pekerjaan dengan total lebih dari 1,5 juta.

Mungkin terdengar tidak masuk akal untuk seorang imigran bisa memulai sebuah perusahaan di Amerika. Di luar tantangan untuk mendapatkan visa kerja, banyak calon pengusaha juga mengeluhkan kesulitan untuk membangun jaringan, kendala bahasa serta perbedaan budaya yang menjadi penghalang untuk membangun sebuah perusahaan. Tetapi ternyata fakta mengatakan hal yang berbeda. Menurut pengusaha imigran yang sudah tergolong sukses, ada juga beberapa keuntungan utama untuk mereka dalam memulai bisnis pertama. Inilah beberapa keuntungan yang mungkin bisa menjadi tambahan motivasi anda dalam membangun bisnis.

Anda memiliki pengalaman lintas budaya yang dapat menjadi bekal untuk anda manfaatkan

Dalam sebuah wawancara dengan Peter Arvai dari Prezi, Ia mengutip mengenai pengalaman lintas budaya yang Ia rasakan sewaktu tinggal di Swedia, Singapura, Jepang, Hungaria dan Amerika yang menjadi faktor pendorong terbesar mengapa Ia bisa memulai Prezi. Prezi adalah salah satu alat presentasi berbasis cloud yang paling populer saat ini dengan pengguna lebih dari 85 juta orang di seluruh dunia. Merasakan pengalaman lintas budaya memungkinkan pengusaha imigran untuk menyadari keunikan setiap budaya dan menggunakannya sebagai dasar pembuat inovasi, yang dalam kasus Arvai, Ia mampu menciptakan bisnis skala global yang sangat sukses.

2. Keinginan untuk mencapai kesuksesan menjadi motivasi terbesar anda

Pengusaha imigran terbiasa bekerja lebih lama, berusaha lebih keras dan rela untuk melakukan sesuatu lebih dari orang-orang sekitar. Sebagai wirausahawan asing, anda tentu harus menghadapi berbagai tantangan dan hambatan untuk bertahan hidup di Amerika, berasimilasi secara lokal, dan ikhlas melepaskan kehidupan terdahulu di negara asal. Ini melatih mental anda untuk menjadi semakin kuat dan terbiasa dengan pasang surut dunia bisnis. Karena itu, anda akan menjadi lebih tangguh dan bersemangat untuk meraih kesuksesan, menyelesaikan apa yang telah anda targetkan.

3. Banyak sumber dana yang tersedia untuk pengusaha imigran

Ada banyak sumber daya yang tersedia bagi pengusaha imigran. Y Combinator, perusahaan inkubator terkenal, telah menghasilkan perusahaan sukses termasuk diantaranya Airbnb, Stripe, Dropbox dan Reddit. Mereka mendanai para pemula bisnis dari lebih 60 negara dan selalu mendorong untuk pengusaha agar pindah ke Mountain View di California. Tidak hanya Y combinator, Unshackled, Blk 71 SF, dan Nordic Innovation House juga membantu imigran dalam hal penyaluran dana modal, pengurusan izin kerja, serta hal-hal yang sering menjadi hambatan diantara.

4. Anda bisa memanfaatkan “asal-usul” anda sebagai keuntungan dalam berbisnis

Amerika adalah tempat dimana peleburan banyak budaya yang beragam. Oleh karena itu, banyak pengusaha kelahiran asing yang memanfaatkan budaya, makanan khas dan latar belakang mereka yang unik untuk memulai bisnis pertama. Terbiasa makan yogurt yang lebih kental di Turki, mendorong Hamdi Ulukaya mendirikan Chobani pada tahun 2002. Ia percaya bahwa orang Amerika akan lebih memilih rasa yogurt ini, dibandingkan dengan normal yogurt kebanyakan. Phil Jaber juga meraih kesuksan atas bisnis Philz Coffee nya yang terkenal dengan kopi buatan Palestina. Ia memulai berbisnis pada saat berusia 8 tahun dan memulai dengan menjajakan jualannya kepada orang-orang yang lewat dekat rumah.

5. Banyak kesempatan bagi pengusaha untuk mendapatkan visa

Selain visa H-1B yang umum diketahui, ada sejumlah visa lain yang juga bisa digunakan untuk pengusaha imigran. Sebelum Presiden Barack Obama meninggalkan kantor, beliau menginisiasi “visa startup” untuk memungkinkan pengusaha kelahiran asing tinggal di Amerika. Seperti yang tersebut dalam International Entrepreneurs Rule, visa tersebut memungkinkan orang asing untuk tinggal dengan “status bersyarat” dan membangun startup yang berkembang pesat di AS. Peraturan ini akan mulai berlaku pada14 Maret 2018. Sebelumnya sempat tertunda dari 17 Juli 2017 dikarenakan oleh peraturan administrasi yang dikeluarkan oleh Trump. Selain itu, ada visa O-1, yang diberikan kepada individu dengan kemampuan luar biasa dalam seni, sains, pendidikan, bisnis atau atletik, dan visa L-1, yang diberikan untuk transfer intra-perusahaan dari negara asing ke Amerika Serikat. Untuk tambahan, ada juga sebuah nirlaba inovatif yang disebut Global EIR yang mendorong sebuah program baru untuk memungkinkan pengusaha imigran mendirikan mitra dengan universitas lokal dan bersedia untuk mensponsori visa mereka.

Nah, banyak bukan keuntungan yang dapat anda terima jika menjadi pengusaha imigran di Amerika? Ayo, jangan patah semangat dengan segala hambatan karena mimpi anda terlalu besar untuk dikalahkan oleh ketakutan-ketakutan yang tak berarti!

Sumber: https://www.entrepreneur.com/article/298246

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.