5 Tips untuk Mendanai Startup Anda

Dalam iklim ekonomi apapun, mencari dana untuk mendirikan bisnis adalah hal yang paling menantang. Banyak pengusaha gagal karena mereka tidak melakukan penelitian secara menyeluruh sebelum terjun ke dunia bisnis. Penting untuk menyelidiki secara seksama pasar ekonomi bidang bisnis yang akan anda jalani, karena ini membantu anda untuk menentukan tingkat kesulitan dalam hal mendanai bisnis. Di sisi lain, mempunyai banyak informasi akan mencegah anda dari overanalyzing dan overthinking dalam menjalankan bisnis.

Setiap pengusaha pasti mengerti bahwa mengumpulkan dana untuk membangun startup adalah bagian terberat untuk memulai bisnis anda sendiri. As Inc menyatakan, “Tidak ada yang lebih langka dari pada uang tunai saat anda memulai bisnis start up.” Ini disebabkan karena persaingan untuk mengumpulkan dana meningkat secara bertahap setiap harinya, dan peluang anda untuk menarik investor akan semakin sedikit pula. Jadi, sebelum menulis proposal untuk pembiayaan usaha, anda harus mempersiapkan diri terlebih dahulu. Berikut adalah tips bermanfaat untuk membiayai bisnis startup anda:

1. Miliki rencana bisnis yang rinci

Blueprint atau gambaran bisnis secara keseluruhan adalah dasar dari setiap rencana bisnis yang sukses. Ini dapat membantu anda untuk memetakan jalannya perusahaan selama beberapa tahun. Tanpa rencana bisnis yang tepat, investor tidak akan dapat melihat nilai investasi yang ada dalam bisnis Anda. Martin Zwilling, mentor startup veteran, mengatakan bahwa “untuk para investor, para pemula tanpa rencana bisnis hanyalah sebuah bentuk hobi yang mahal.” Menurut Pengusaha, “salah satu cara tercepat untuk membunuh kredibilitas dan startup anda adalah menawarkan rencana bisnis yang tidak tepat, atau tidak menawarkan sama sekali.”

Jika anda ingin mendapatkan dana startup yang cukup memadai dari kreditur, anda harus dapat menunjukkan kepada mereka rencana bisnis yang terperinci. Rencana bisnis tersebut juga harus 
mengungkap peluang yang telah anda identifikasi di pasar. Investor tentu akan memilih bisnis yang akan mendatangkan keuntungan — jika didanai. Selain itu, dalam rencana bisnis, anda harus menunjukkan sasaran terukur yang akan meyakinkan pemberi pinjaman untuk mendukung gagasan anda. Tidak yakin harus mulai dari mana? Berikut adalah beberapa template yang bisa anda gunakan.

2. Carilah saran dari investor berpengalaman

Anda harus mendapatkan saran keuangan dari investor berpengalaman yang ada di wilayah anda. Mereka akan menunjukkan kepada anda bagaimana mereka memperoleh dana untuk memulai bisnis mereka sendiri. Selain itu, mereka akan mengarahkan anda ke perusahaan pinjaman yang tepat untuk mendapatkan pinjaman usaha dengan suku bunga terendah. Selain menasihati anda, investor ahli juga dapat menawarkan sumber daya untuk memulai bisnis anda. Banyak tokoh bisnis sukses dan filantropi bersedia mendanai gagasan cemerlang yang berpotensi untuk menghasilkan keuntungan.

3. Pertahankan nilai kredit yang bagus.

Nilai kredit yang bagus memungkinkan anda untuk menikmati banyak manfaat. Bank akan lebih cenderung memberi cukup uang untuk memulai bisnis serta memberikan pinjaman dengan persyaratan dan tingkat suku bunga yang lebih rendah. Jika anda memiliki nilai kredit buruk, anda harus segera memperbaikinya sebelum mendekati lembaga keuangan untuk mengajukan pinjaman. Beberapa cara konkret untuk terus meningkatkan nilai kredit anda adalah dengan mengajukan kartu kredit, melakukan pembelian sehari-hari melalui kartu kredit dan segera melunasinya. Kesalahpahaman umum tentang kartu kredit adalah pengguna harus membayar bunga untuk setiap pembelian yang dilakukan, tapi itu belum tentu benar. Biasanya anda hanya perlu membayar tingkat bunga atas transaksi kartu kredit dengan tagihan yang tidak dibayar tepat waktu. Itulah mengapa penting untuk melunasi tagihan tepat setelah anda melakukan pembelian menggunakan kartu kredit. Jika anda menunggu sampai nanti, ada kemungkinan anda akan lupa untuk melunasinya.

4. Jalinlah hubungan dengan orang yang tepat

Anda mungkin sudah pernah mendengar sebelumnya, menjalin hubungan dengan orang-orang yang berorientasi pada kesuksesan akan memungkinkan anda mengembangkan bisnis secara signifikan. Jaringan profesional yang sehat dapat membantu anda memperoleh dana untuk memulai usaha baru. Bila anda telah mempunyai komunitas tatap muka yang solid, anda juga dapat memanfaatkan beberapa jaringan secara online untuk mengembangkan jalur networking menjadi lebih luas. Anda bisa menggunakan situs crowdfunding untuk mengumpulkan uang guna memulai bisnis. Tetapkan target dalam mengumpulkan sejumlah uang tertentu dalam jangka waktu tertentu dan gunakan kekuatan komunitas online. The Freedom Journal, misalnya, mengumpulkan $453k dalam 33 hari melalui Kickstarter.

5. Buatlah anggaran belanja

Anggaran adalah aspek penting keuangan dari rencana bisnis yang dapat memandu usaha baru anda. Sebagian besar pemberi pinjaman meminta anggaran rinci sebelum memberikan dana ke klien mereka. Setelah membuat anggaran, anda harus melakukan pendekatan ke beberapa lembaga keuangan di wilayah anda. Pertimbangkan pemberi pinjaman yang menawarkan pinjaman usaha dengan suku bunga paling rendah.

Jika anda menerapkan tips di atas sebelum pergi mencari investor, anda akan bisa mendapatkan uang yang cukup untuk mendanai bisnis startup. Langkah selanjutnya setelah mengumpulkan uang adalah dengan mempekerjakan karyawan berkompeten yang benar-benar mendukung gagasan bisnis anda. Nah, tunggu apalagi? Segera mulai dan cari dana untuk mewujudkan mimpi!

Sumber: https://www.entrepreneur.com/article/303518