Buku yang Wajib Dibaca Sebelum Berumur 30 Tahun

Ketika kamu berumur 20 tahun, seharusnya kamu merasa bahwa kamu berada di pucuk dunia karena sangat bahagia. Namun sebuah riset mengatakan justru 86% dari mereka mengalami quarter-life crisis. Dengan ekonomi dan karakter masyarakat, sekarang ada waktu yang paling krisis untuk menuju ke kedewasaan.

Meski buku tidak dapat menyelesaikan seluruh masalah, setidaknya mereka dapat menuntunmu ke tahun yang lebih bijaksana.

Yuk cek buku di bawah ini!

1. Influence: The Psychology of Persuasion oleh Robert Caldiani

Buku ini direkomendasikan oleh Share Parrish, seorang pengusaha dibalik blog terkenal Farnam Street. Buku ini berisi prinsip-prinsip dasar untuk menjadi seseorang yang berpengaruh.

2. Adulthood is a Myth oleh Sarah Andersen

Pelajaran terpenting pada saat kamu berumur 20-an adalah tidak ada janji di dalam masa dewasa. Sarah Andersen mengilustrasikan bahwa sebenarnya kedewasaan itu tidak benar-benar datang, kamu hanya mulai melakukan hal-hal yang dikerjakan orang dewasa. Buku ini pun direkomendasikan oleh Business Insider.

3. Between the World and Me oleh Ta-Nehisi Coates

Buku yang memenangkan National Book Award ini berisi mengenai realitas dari rasisme di Amerika dan mendorongmu untuk berempati terhadap orang lain yang memiliki pengalaman berbeda darimu.

4. Men We Reaped oleh Jesmyn Ward

Buku ini berisi mengenai empat laki-laki berkulit hitam yang penulis cintai dan kehilangan.

5. A Little Life oleh Hanya Yanagihara

Jika kamu ingin lebih berempati terhadap orang lain, beberapa orang merekomendasikan buku ini tepat untukmu. Buku yang bercerita mengenai empat sekawan yang pulang ke New York setelah lulus kuliah. Penulis benar-benar menguji kemampuan kita untuk mengerti rasa duka dan depresi.

6. Confessions of a Terrible Husband: Lessons Learned from a Lumpy Couch oleh Nick Pavlidis

Apakah kamu sudah siap untuk meninggalkan drama dalam hubungan percintaan dan memulai hubungan serius? Buku ini sangat cocok untuk kamu. Nick Pavlidis menceritakan bagaimana ia berubah dari lelaki brengsek menjadi suami yang baik.

7. Boundaries: When to Say Yes, How to Say No to Take Control of Your Life oleh Hendry Cloud and John Townsend

Penulis mengatakan bahwa buku ini cocok untuk kamu yang membutuhkan bantuan mental, fisik, dan emosional. Bisa juga dikatakan bahwa buku ini mengenai cara untuk berkata tidak.

8. Tiny Beautiful Things oleh Cheryl Strayed

Buku ini berisi keterampilan hidup mendasar dan juga nasihat untuk menjadi manusia yang berempati tinggi. Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan penuh dengan ketidakpastian dan quarter life crisis adalah awal dari rangkaian itu sendiri.

9. Off the Road oleh Carolyn Cassady

Tentu kita sering terpedaya melihat pasangan yang sangat bahagia dari luar. Buku ini menceritakan bagaimana kesulitan tersembunyi yang dialami oleh pasangan tersebut.

10. Letters from a Stoic oleh Seneca

Buku filosofi klasik ini menceritakan mengenai hal-hal umum di kehidupan, seperti kesuksesan, kegagalan, kekayaan, kelaparan, dan duka. Selain membantumu untuk menghadapi dunia nyata, buku ini juga membantumu untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Selamat membaca!

sumber: https://www.inc.com/jessica-stillman/10-books-everyone-should-read-before-they-turn-30.html?cid=sf01001&sr_share=twitter

One clap, two clap, three clap, forty?

By clapping more or less, you can signal to us which stories really stand out.