Hal Terbaik di Kehidupan Ternyata Gratis

“Dokter terbaik ialah sinar matahari, air, istirahat, udahara, olahraga, dan pola makan.” — Wayne Fields

Melissa McCaughney merasa bahwa hal-hal terbaik di kehidupan sebenarnya gratis. Meski para dokter telah membantunya saat depresi, alam tetap dokter terbaiknya.

Ketika ia masih kecil, ia suka berpetualang meski hanya di halaman belakang rumahnya. Melissa adalah anak alam yang mencintai bunga, sinar matahari, dan pepohonan. Saat-saat itu adalah ingatan masa kecil terbaiknya. Namun, semakin ia tumbuh besar ia semakin melupakan kekuatan alam untuk menyembuhkan.

Ia haya fokus bekerja dan melewati akhir minggu untuk melakukan pekerjaan rumah. Ia berhenti melakukan hal yang ia sukai dan melupakan petualangan di hutan.

Selama beberapa tahun, ia menderita penyakit musiman. Saat musim dingin, depresi berat melandanya hingga ia kewalahan dan tidak mau bangun dari kasur. Malam yang gelap dan salju yang dingin terasa seperti menguras semangatnya. Baru ketika musim semi, ia merasa terlahir kembali.

Melissa menyadari bahwa cara terbaik untuk menghindari depresi adalah melalui langkah pencegahan. Setelah bangun lebih pagi, ia keluar rumah lalu menikmati sinar mathari. Selain bertemu dengan dokter yang menangani depresinya, ia juga keluar rumah sehingga tidak diam di rumah seharian.

Bahkan jika ada waktu, ia akan melalui jam makan siang dengan jalan-jalan di luar kantor dan tidak makan siang di atas meja kantor. Sepulangnya dari kantor, ia berjalan pulang untuk mengurangi stress atau tekanan. Sehabis makan malam, ia melakukan me time dengan mandi menggunakan air hangat.

Air memiliki kemampuan penyembuhan, bahkan bisa menghapuskan pikiran negatif. Kamu bisa melihat air dan menatapnya lama karena air sendiri mampu membuatmu merenung.

Kapanpun waktu dalam tahun tersebut, istirahat yang cukup sangat penting untuk kesehatan tubuh dan pikiran. Jangan terlalu sering tidur larut malam dan bangun terlalu pagi. Hal tersebut bisa membuatmu terlalu sensitif dengan orang lain, mengonsumsi makanan tidak sehat, dan berhenti menjadi produktif di tempat kerja.

Sedangkan, jika kamu mendapatkan waktu istirahat yang cukup maka kamu mempunyai energi yang cukup untuk olahraga. Perpaduan antara istirahat dan olahraga dapat membuatmu merasa jauh lebih baik.

Ketika Melissa aktif berolahraga, ia lebih sering tersenyum, bernafas lebih mudah, dan lebih produktif. Sedangkan ketika ia berhenti rutin olahraga selama beberapa hari, ia menjadi terlalu sensitif, kecapekan, dan mudah marah pada suaminya.

Selain perasaan menjadi lebih baik, Melissa pun mengatakan bahwa olahraga yang rutin dapat membawamu menjalani pola hidup yang lebih baik. Kamu akan terbiasa untuk makan makanan sehat.

Yuk, mulai biasakan diri untuk istirahat yang cukup, rutin berolahraga, dan makan makanan sehat!

sumber: https://tinybuddha.com/blog/the-best-things-in-life-are-free-and-healing/