Rahasia Influencer Marketing Coca-Cola, Dell, PayPal

Kamu tentu familiar dengan merek Coca-Cola, Dell, dan Paypall bukan? Tahukah kamu apa yang membuatnya begitu terkenal? Hal itu tentu tidak terlepas dari peran para influencernya. Yuk, kupas satu persatu!

Titik Mula (Coca-Cola)
Kate Hartman, director public relation dari Coca-Cola Global memulai program influencer untuk Coca-Cola untuk Rio Olympics pada tahun 2016. Dia dan timnya mulai merekrut influencer sejak 18 bulan sebelum program public relationsnya dimulai dan mulai mengulas program-program potensial sejak tiga bulan sebelum itu karena menurutnya program dan kesuksesan yang baik membutuhkan waktu yang banyak dan membutuhkan persiapan yang matang.

Gunakan Pendekatan Personal (Dell)
Lauren Mauro, director public relation dan influencer relations dari Dell mulai membangun banyak cabang pendekatan terhadap influencer untuk Dell dari mulai yang berskala selebriti hingga blogger regional. Dia membangunnya dengan hati dan melakukan pendekatan secara intens.

Baginya, untuk berhasil, kita harus berinvestasi sejak perkenalan dan pertemuan pertama, rajin melakukan follow-up, serta melakukan perencanaan yang baik.
Alokasikan waktu yang spesifik untuk membangun hubungan yang baik untuk menjaga potensi bisnismu dalam jangka panjang.

Mengerti Setiap Alasan
Melissa O’Malley, director global initiatives dari PayPal, sebelumnya menjadi bagian pemarasan influencer di HP. Baginya, bagian terpenting adalah bahwa kita harus mengerti alasan mengapa kamu membutuhkan influencer dan mengerti bagaimana membidik kriteria-kriteria influencer yang dibutuhkan perusahaanmu.

Menurutnya, keberhasilan bukanlah hanya tentang hasil (outcome), melainkan juga tentang desain program yang sesuai dengan tujuan bisnis dan cara membangun hubungan jangka panjang yang baik dengan stakeholders.

Terkadang, Kamu Harus Melepas
Tidak semua hubungan dapat terjalin selamanya. Semakin kamu mengembangkan influencermu, kamu bisa berkembang bersama, tetapi kadang kamu harus tumbuh terpisah sebagaimana tidak selamanya influencer akan mempromosikan brand.

Ketika hal ini terjadi, kamu perlu mempertimbangkan untuk memutuskan hubungan kerja samamu dengan influencer dan menyelesaikannya secara baik. Hal ini memberimu kesempatan untuk melihat apa yang tidak dapat kamu lihat dan sebagai evaluasi tersendiri untuk bisnismu.

Pelajaran: Tenang, Gali, Evaluasi
1. Mulailah lebih awal dan temukan influencer terbaikmu
2. Jaga hubungan baik dengan influencer
3. Pastikan bahwa setiap orang mengerti alasanmu membutuhkan influencer dalam bisnismu
4. Lakukan evaluasi secara berkala, ketika kamu merasa harus memutuskan kontrak dengan influencer, jangan ragu untuk melakukannya

Kamu mungkin tidak selalu membutuhkan influencer untuk membuat bisnismu menjadi sukses, tapi influencer yang tepat tentu akan membantu kesuksesanmu. Itulah mengapa banyak brand yang sukses lewat influencernya.

Sumber: https://www.entrepreneur.com/article/295634