Yoga: Cara untuk Menyelaraskan Kehidupan dan Pekerjaan

Menurut survei yang dilakukan oleh CEB Iconoculture pada tahun 2016, tujuan yang paling dihargai oleh pekerja di kantor adalah pengembangan diri, kebahagiaan, dan kewarasan.
Seharusnya perusahaan lebih memperhatikan hal-hal tersebut karena budaya dan nilai-nilai di masyarakat sudah berubah. Bahkan, ekspektasi dari pekerja pun turut berubah.
Menurut Elyssa, yang dibutuhkan adalah perubahan dari dalam. Dan perubahan tersebut dapat dilakukan melalui yoga, bukan kelas yoga di gym, tapi latihan menurut kitab India kuno bernama The Rigveda.
Sebenarnya yoga bukan hal yang baru di kantor. Tahukah kamu pada tahun 2007, Google menyelenggarakan program bernama “Search Inside Yourself,” untuk mengajarkan 500 pekerjanya mengenai meditasi? Perusahaan seperti Apple dan Nike pun menyediakan ruangan khusus meditasi di kantornya.
Berikut 5 Yama yang dapat kamu gunakan untuk merubah budaya kantormu:
1. Ahimsa: Jangan berbuat jahat
Gunakan pelajaran ini dalam interaksimu dengan tim, pelanggan dan kerjasama bisnis. Bisa kamu implementasikan dalam hal kecil seperti memberi masukan tanpa menyakiti orang lain atau hal besar seperti membangun perusahaan tanpa merusak lingkungan.
2. Satya: Selalu jujur
Memberi masukan yang jujur bisa bertabrakan dengan prinsip sebelumnya. Namun coba carilah cara untuk menyampaikan pendapat dengan jujur namun tetap tidak menyakiti perasaan orang lain.
3. Asteya: Jangan mencuri
Generasi millennials akan tetap tinggal di pekerjaan yang membuatnya merasa diapresiasi. Jadi, memberi apresiasi dan tidak mencuri ide orang lain adalah hal ya harus dilakukan. Mungkin kamu pernah merasa bahwa seorang teman di kantor memiliki klien yang lebih bagus, tapi cobalah untuk mengerti bahwa sebenarnya kita berkompetisi dengan diri kita sendiri. Dengan begitu makan kita akan melakukan hal terbaik dalam bekerja.
4. Brahmacharya: Hargai dirimu dan orang lain
Kamu bisa menginterpretasi poin ini dengan berbagai cara. Namun, jika dijelaskan secara umum, brachmacharya adalah menghormati orang lain dan berkomitmen pada versi terbaikmu. Selain itu, kamu juga tidak boleh mengeksploitas orang lain. Intinya yaitu saling menghargai kontribusi orang lain dan menghormati komitmen.
5. Aparigraha: Jangan menimbun ide
Kita sering kali merasa tetap menggunakan formula bisnis yang sama dan familiar dengan sebelumnya, daripada terbuka dengan ide baru. Namun cara tersebut justru menahan kita untuk mengeksplorasi ide baru untuk mengembangkan bisnis tersebut. Jadi, teruslah berevolusi dengan ide-ide baru yang mungkin bisa membuat bisnismu menjadi lebih baik.
Implementasikan lima prinsip ini maka kamu akan menjadikan tempat kerjamu menjadi lebih inovatif dan membahagiakan pekerjanya!
