kali kedua akankah datang?

Waktu berlalu begitu saja, entah sedang apa yang kau lakukan saat ini. Semua telah berakhir dengan akhir yang tidak baik, walaupun engkau mencoba meminta maaf atas akhir yang baik tersebut. Aneh memang, mengapa kita bisa saling bertemu, mengenal lebih dekat dan pada akhirnya menjadi akrab yang bukan sekedar teman ataupun sahabat.

Diawali dengan satu kata yaitu, hai….dan dari situ kata terus terangkai. Mulai dari obrolan yang tidak penting hingga berbicara masa depan yang serius. Obrolan ringan diawali dengan diskusi mengenai kehidupan ini. Kehidupan yang selalu menjadi misteri bagi siapapun di muka bumi ini. Dan membahas mengenai suatu hal yang mungkin bagi orang tertentu menjadi hal yang belum lazim. Untungnya, aku dapat mengimbangi hal tersebut. Ya, hampir semua orang selalu menilai aku menjadi orang yang serba bisa. Apapun pembicaraanya…selalu dapat beradaptasi. Begitupula denganmu….

Mungkin karena pembicaraan, jatuh hati menjadi dirimu. Mabuk akan sesuatu yang disebut dengan cinta. Hal yang tak terlihat, namun dapat dirasa. Hal aneh yang dapat membuat kita semua menjadi penuh semangat. Hal aneh yang membuat kita semua menjadi hanya satu. Hal aneh yang membuat kita menjadi saling peduli.

Hanya dua kata sayup-sayup terdengar dari suara wanita….kali kedua….akankah akan terjadi kembali? Masih berharapkah dirimu, seperti aku yang terus menunggu akan datangnya kali kedua. Semoga kali kedua akan ada.