Bukan Hitam Lawan Putih
Aug 8, 2017 · 1 min read
Aku cinta dia, aku benci kamu
Aku benar, kamu salah
Kau bilang begitu, terkutuk!
Haruskah dedikasi berbuah penyempitan?
Mengapa kita cenderung melihat segala sesuatu sebagai sebuah dikotomi? Hitam dan putih? Benar dan salah?
Tidakkah kau lihat, betapa cantiknya seluruh warna abu-abu itu?
Ya, mungkin itu memang sebuah skema simplifikasi yang memudahkan otak manusia. Lebih sulit untuk mendengarkan argumen lain, mempertimbangkan sudut pandang lain; dibandingkan langsung menganggap yang lain salah, kemudian memikirkan apa yang kita yakini saja.
Kau tahu betapa bahayanya? Sekarang perang gagasan, besok perang saudara!
Jangan mencintai gagasanmu sampai buta karenanya.
Ingatkan aku. Ingatkan kamu. Ingatkan dia.
